Sang istri meninggal sekitar 6 hari lalu, tepatnya pada Minggu (9/8/2020). Perilaku tak lazim ini ditindaklanjuti aparat pemerintahan kampung Linggang Amer, Kecamatan Linggang Bigung bersama kepolisian.
Peristiwa ini terungkap saat beberapa kerabat hendak mengetahui kondisi terakhir Kharisma yang sakit. Para kerabat bertanya pada Mud. Jawabannya santai.
Dia menyebut bahwa istrinya sudah meninggal tetapi bersikeras tidak mau menunjukkan jenazah ataupun lokasi makamnya.
Tak ayal, pengakuan pria ini memantik kecurigaan. Kasus pun dilaporkan ke Petinggi kampung yang kemudian meneruskannya ke pihak berwajib.
“Mendapat laporan kecurigaan warga tersebut, anggota Satreskrim Polres Kubar mencoba menemui Mud Khairun pada Jumat (14/8/2020) kemarin. Untuk menanyakan dan memeriksa keterangan mengenai laporan dari warga tersebut di Pos Polisi Linggang Bigung,” ungkap Kasat Reskrim Polres Kubar, Iptu Iswanto saat dihubungi Sabtu (15/8/2020).
Dari keterangan Mud, memang benar istrinya meninggal dunia karena sakit. Masalahnya, dia mengaku bahwa almarhumah berpesan kepadanya, tidak ingin jauh-jauh dari suami serta tidak ingin dikuburkan.
Maka, timbul inisiatif dari Mud untuk menyimpan jenazah istrinya tersebut di dalam tandon air di rumahnya.
“Saat itu juga langsung diperiksa oleh anggota kepolisian,” tambah Iswanto.
Sekitar pukul 15.30 WITA, petugas kepolisian menuju rumah pria ini didampingi Kepala Desa dan Camat Linggang Bigung.
Faktanya mencengangkan. Tandon air yang dimaksud, saat dihampiri, sudah mengeluarkan bau yang cukup menyengat. Terdapat mayat seorang perempuan.
“Saat itu juga dilakukan olah TKP dan mayat dibawa ke RS Harapan Insan Sendawar (HIS) untuk bisa dilakukan otopsi. Hari ini rencananya baru bisa dilaksanakan proses otopsi tersebut,” jelasnya.
Pihak keluarga dari almarhum serta warga sekitar merasa ada kejanggalan di balik kematian tersebut. Warga mengaitkannya dengan kabar bahwa sang suami pengikut kepercayaan aliran sesat.
Namun, belum bisa dipastikan apa penyebab pasti kematian korban. Itu bisa terungkap oleh hasil otopsi dan penyelidikan dari pihak kepolisian.
Penulis : M. Yasin Handayan
Editor: M.Huldi