Sebuah postingan Instagram yang viral, dibagikan oleh akun @biohackyourselfmedia merekomendasikan untuk tidur dengan satu kaki di luar selimut.
“Pernah bertanya-tanya mengapa seseorang secara naluriah mengeluarkan satu kaki dari bawah selimut?’ bunyi postingan tersebut melansir dari laman dailymail.co.uk Kamis (12/6/2025) pagi ini.
“Sebuah studi menarik tahun 2023 yang diterbitkan dalam Journal of Physiological Anthropology telah mengonfirmasi tidur dengan satu kaki di luar selimut bukan hanya kebiasaan aneh, tapi itu adalah trik tidur yang sah,” tulisnya lagi.
Meskipun terdengar sederhana, penelitian menunjukkan perubahan ini benar-benar dapat membuat perbedaan besar pada kualitas tidur seseorang. Alasan trik aneh ini bekerja adalah karena penurunan suhu tubuh inti adalah satu diantara tanda kunci yang memberitahu tubuh sudah waktunya untuk tidur.
Saat suhu tubuh turun, sinyal dikirim ke otak, memicu produksi melatonin, zat kimia yang membantu tubuh rileks dan mengatur ritme sirkadian. 'Telapak kaki Anda memiliki pembuluh darah khusus yang dirancang untuk melepaskan panas dengan cepat,” tulis @biohackyourselfmedia lagi.
“Memperlihatkan satu kaki ke udara yang lebih dingin membantu menurunkan suhu inti tubuh,” jelasnya
Menurunkan suhu inti tubuh akan meningkatkan kadar melatonin dan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk tertidur serta meningkatkan kualitas tidur secara keseluruhan. Komentar pun berbondong-bondong berbagi kesuksesan yang mereka dapatkan dengan menggunakan trik sederhana ini. “Saya selalu melakukannya. Biasanya satu kaki penuh,”
Meskipun beberapa orang mungkin tidak suka ide ini, ilmu pengetahuan menunjukkan menjaga kaki tetap dingin benar-benar salah satu cara terbaik untuk tertidur.
Meskipun tidak dijelaskan dalam postingan, makalah tahun 2023 yang disebutkan kemungkinan adalah studi yang dilakukan oleh peneliti Jepang tentang efek mandi sebelum tidur.
Studi ini menemukan fakta mandi air hangat yang lama sebelum tidur secara signifikan meningkatkan durasi tidur dan mempercepat proses tertidur. Ini mungkin terdengar kontraintuitif, tetapi penurunan suhu inti tubuh secara totallah yang memicu reaksi tidur tubuh, bukan hanya karena dingin.
Dengan meningkatkan suhu inti tubuh secara sementara satu hingga dua jam sebelum tidur, seseorang dapat menciptakan perubahan yang lebih besar dan reaksi tidur yang lebih kuat.
Mendapatkan kulit yang panas saat mandi memicu proses yang menyebabkan darah mengalir ke pembuluh darah di permukaan kulit dalam proses yang disebut vasodilatasi.
Saat selesai dari mandi, lebih banyak darah akan mengalir melalui pembuluh darah yang terpapar di kaki dan memungkinkan pendinginan yang lebih cepat.
Sebuah studi tahun 2023 yang dilakukan oleh peneliti China merekomendasikan mandi kaki selama 24 menit pada suhu 42°C (108°F) sebelum tidur adalah cara optimal untuk meningkatkan kualitas tidur. Menjaga kaki tetap terbuka setelahnya memungkinkan pendinginan yang lebih cepat dan reaksi tidur yang lebih kuat.
Namun jika kaki menjadi terlalu dingin, aliran darah ke permukaan akan berhenti dan proses yang disebut vasokonstriksi atau proses pendinginan akan terhambat.
Beberapa studi bahkan merekomendasikan mengenakan kaus kaki saat tidur untuk mempertahankan vasodilatasi dan menjaga suhu inti tubuh tetap dingin.
Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti Korea menemukan fakta peserta tidur jauh lebih baik dan tertidur lebih cepat saat mengenakan kaus kaki penghangat yang menjaga kaki mereka 1,3°C (2,34°F) lebih hangat. Rata-rata, hal ini menyebabkan peserta mendapatkan 30 menit tidur ekstra per malam dan tertidur 7,5 menit lebih cepat.
Editor: Aspian Nur