Lewat unggahan di media sosial Tiktok miliknya, Dr Maryam menunjukkan pewarnaan coklat tua di setiap gigi dengan bagian belakang dua bawah depan hampir sepenuhnya tertutup. Beberapa gigi bahkan menghitam karena pembusukan sehingga tidak terlihat lagi putih.
"Inilah bentuk gigi dari perokok," ujar Dr Maryam dilansir dari laman Thesun.co.uk Kamis (10/3/2022) hari ini.
Dokter yang berbasis di Le Chic Dentist di Los Angeles, Amerika Serikat ini juga melihat ada pertumbuhan kecil di bawah lidah yang tidak bisa dijelaskan oleh Dr Maryam.
Sang dokter di video Tiktok itu mencoba menggosok gigi dengan alat khusus, menunjukkan produk akhir dari gigi yang tampak lebih bersih tetapi tidak lagi putih.
Banyak komentar di video yang mendapat setengah juta like tersebut dan mengklaim merokok tidak menyebabkan perubahan warna melainkan disebabkan kurangnya menyikat gigi.
Nikotin dan tar dalam tembakau memang dapat membuat gigi menjadi kuning dalam waktu singkat dan sejatinya perokok berat bisa melihat gigi mereka menjadi coklat atau abu-abu setelah bertahun-tahun merokok.
Menyikat gigi setidaknya dua kali sehari dapat mencegah hal itu terjadi, tetapi tidak mungkin seseorang akan menyikat giginya setiap kali mereka merokok. Bukan hanya gigi yang berisiko bagi perokok tapi juga menyebabkan penyakit gusi.
Perokok dua kali berisiko terkena penyakit gusi dibandingkan dengan bukan perokok, menurut badan kesehatan AS CDC. Orang yang merokok lebih mungkin menghasilkan plak bakteri yang menyebabkan infeksi.
“Gusi terpengaruh karena merokok menyebabkan kekurangan oksigen dalam aliran darah, sehingga gusi yang terinfeksi tidak sembuh,” ujar peneliti dari Dental Health.
"Merokok menyebabkan orang memiliki lebih banyak plak gigi dan menyebabkan penyakit gusi menjadi lebih buruk lebih cepat daripada non-perokok," sebut mereka.
Penyakit gusi itu sendiri dapat memiliki konsekuensi, menjadi penyebab utama kehilangan gigi dan berhubungan dengan penyakit jantung.
Perokok juga rentan terhadap bau mulut dan kehilangan indera penciuman dan rasa. Lebih serius lagi, merokok adalah penyebab utama kanker tenggorokan dan mulut.
Hal itu diketahui sebelum daftar beberapa kanker dan penyakit lain ditimbulkan seperti stroke hingga kanker paru-paru.
Setiap tahun di Inggris, 96.000 orang meninggal dunia karena penyakit yang disebabkan oleh merokok. Hanya saja sulit bakan tidak mungkin untuk menghentikan kebiasaan itu.
Editor: Aspian Nur