Beberapa gejala utama dari kanker payudara selama ini diketahui adalah benjolan di sekitar payudara atau ketiak, tetapi para ahli kini telah mengungkapkan gejala mengganggu yang dapat muncul di kulit dan ternyata itu dialami seorang pria.
Menulis di New England Journal of Medicine (NEJM), seorang dokter di India menjelaskan adanya kasus seorang pria berusia 65 tahun yang datang ke klinik dermatologi di sebuah kota di Distrik Jhajjar, negara bagian Haryana, India.
Pria itu menjelaskan bagaimana dia mengalami penebalan kulit di sisi kiri dada dan lengan kirinya. Si pria mengatakan kondisi itu sudah terjadi selama tujuh bulan tetapi dirinya tidak merasakan sakit.
Petugas medis memeriksa pria itu dan menemukan kulit di sisi kiri dada dan di puting kirinya sklerotik, jaringan kulit mengeras dan mengencang. Petugas medis juga menemukan beberapa nodul eritematosa di lengan kiri dan limfedema di lengan kiri dan limfadenopati aksila kiri.
Nodul eritematosa adalah kondisi peradangan dan bisa menjadi tanda kanker dan limfedema adalah penumpukan cairan di jaringan tubuh lunak ketika sistem getah bening rusak atau tersumbat.
Sedangkan Limfadenopati aksila mengacu pada perubahan kelenjar getah bening di ketiak. Para ahli mengambil biopsi kulit yang menunjukkan karsinoma metastatik yang sangat sugestif dari kanker payudara primer.
Breast Cancer Now, badan amal di Inggris yang dibentuk pada tahun 2015 oleh penggabungan Kampanye Kanker Payudara dan Terobosan Kanker Payudara menyatakan, kanker payudara primer adalah kanker payudara yang belum menyebar di luar payudara atau kelenjar getah bening (kelenjar) di bawah lengan.
"Kanker payudara dimulai ketika sel-sel di payudara mulai membelah dan tumbuh secara tidak normal. Kanker payudara bukan satu penyakit tunggal dan ada beberapa jenis," sebut mereka.
Petugas medis mengaitkan masalah kulit dengan karsinoma en cuirasse, suatu bentuk langka dari metastasis kanker payudara kulit yang menghasilkan fibrosis luas pada kulit dan jaringan subkutan dari dinding dada. "Nama itu berasal dari kemiripan kondisinya dengan pelindung dada baju besi,” papar mereka.
Pasien tersebut dirujuk ke klinik onkologi dan kemoterapi pallatif dan diberikan Carcinoma en cuirasse (CeC) yang dikenal sebagai karsinoma scirrhous.
Ini adalah bentuk langka dari metastasis kulit kanker payudara dan karena kelangkaan kasus, data tentang jenis kanker ini terbatas. Ini dapat membuat sulit untuk didiagnosis karena sering disalahartikan sebagai kondisi kulit lainnya.
Ada berbagai perawatan untuk kanker payudara dengan jenis atau kombinasi yang digunakan tergantung pada bagaimana kanker didiagnosis dan stadium yang telah dicapai.
Setelah kanker didiagnosis, pasien harus diberi tim multidisiplin yang akan membahas pengobatan yang paling sesuai. Selain stadium dan tingkat penyakit, dokter akan mempertimbangkan kesehatan umum pasien dan apakah mereka telah mengalami menopause.
Perawatan utama yang perlu dilakukan antara lain adalah pembedahan, radioterapi, kemoterapi, terapi hormon dan terapi biologis.
Editor: Aspian Nur