Nah, volume urine yang rendah menandakan air dalam tubuh yang bertugas untuk melarutkan mineral dan urine tidak mencukupi. Kondisi tersebut akan membuat mineral mengendap dalam ginjal, dan membentuk batu ginjal.
Untuk mencegah pembentukan batu ginjal disarankan untuk mencukupi kebutuhan cairan setiap harinya. Jika kebutuhan cairan terpenuhi, maka dapat membantu melarutkan mineral dalam urine.
Untuk orang dewasa, disarankan untuk mengonsumsi air putih sebanyak 8-10 gelas atau 2 liter sehari. Sedangkan untuk pengidap batu ginjal, disarankan agar minum lebih banyak lagi, setidaknya 3 liter setiap hari.
Menjaga asupan cairan dalam tubuh memang menjadi cara terbaik untuk mencegah terbentuknya batu ginjal. Namun, kurang minum bukan satu-satunya hal yang menjadi pemicu batu ginjal.
Dilansir dari laman Halodoc Selasa (10/8/2021), berikut ini beberapa pemicu batu ginjal lainnya yang perlu dihindari:
1. Konsumsi Makanan Tinggi Oksalat
Padatan campuran kalsium dan oksalat menjadi jenis batu ginjal yang paling sering ditemui. Penyebabnya adalah sering mengonsumsi makanan tinggi oksalat. Makanan tinggi oksalat antara lain gandum, kakao atau cokelat, sayuran seperti bayam, bit, kale, ubi, dan kentang. Buah-buahan, seperti alpukat, belimbing, jeruk, anggur, dan kurma.
Kacang-kacangan, seperti kacang tanah, almond, dan mede.
Jika memutuskan untuk mengonsumsi beragam makanan tinggi oksalat, coba imbangi dengan makanan tinggi kalsium, seperti ikan sarden, ikan salmon, tahu, dan lain-lain. Kandungan kalsium dalam sejumlah makanan tersebut dapat membantu tubuh memproses oksalat dan mengikatnya bersama kalsium di pencernaan, sehingga tidak mengendap di organ ginjal.
2. Konsumsi Makanan Tinggi Garam
Sering mengonsumsi makanan tinggi garam menjadi pemicu batu ginjal selanjutnya. Makanan tinggi kandungan garam termasuk makanan cepat saji, makanan kaleng, produk olahan susu, camilan, sereal instan dan biskuit. Sejumlah makanan tersebut dapat meningkatkan risiko pembentukan batu kalsium dalam organ ginjal.
3. Konsumsi Makanan Tinggi Protein Hewani
Makanan tinggi protein hewani termasuk daging merah, kerang, dan ikan-ikanan. Makanan jenis ini mampu meningkatkan asam urat, menambah kadar asam pada urine, serta menurunkan kandungan nitrat dalam tubuh. Akibatnya, risiko asam urat meningkat, yang dapat berujung pada terbentuknya batu ginjal.
Batu ginjal merupakan penyakit yang dapat disembuhkan dengan penanganan cepat dan tepat.
Editor: Aspian Nur