Cuaca Berpotensi Ganggu Distribusi Sembako
1 menit baca818 kali dibaca
SAMARINDA - Jelang akhir tahun, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) UMKM Kaltim Fuad Asadin mengingatkan agar semua pihak terkait untuk mepersiapkan diri menghadapi kemungkinan cuaca yang bisa saja menganggu distribusi barang sejumlah barang kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula dan daging.
Pasalnya, sebagian besar stok barang pokok seperti beras, gula, minyak goreng, dan lainnya masih berada di Samarinda. Sementara di kabupaten/kota musti menunggu distribusi dari Samarinda.
“Yang sedikit dikhawatirkan ini masalah distribusi, karena cuaca yang tidak menentu membuat kita harus lebih waspada. Karena walaupun stok cukup, tapi kalau distribusinya terganggu bahaya. Harapan saya pihak terkait harus waspada, jadi kami terus pantau ke kabupaten/kota. Kami bahkan siap melalukan operasi pasar kalau memang di perlukan,” ujar Fuad Asadin kepada Koran Kaltim, Jumat (1/12) kemarin.
Komunikasi dengan pihak Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kata Fuad, juga dilakukan sebagai bentuk antisipasi. Info awal dari BMKG dapat menjadi acuan kebijakan yang akan diambil.
“Termasuk panen akhir tahun. Dikhawatirkan cuaca ini akan mengganggu hasil panen itu, terutama harga lombok. Karena dibeberapa wilayah seperti di Kutai Kartanegara yang menjadi salah satu pemasok lombok lokal di Kaltim, kan sensitif kalau terkan basah, bisa busuk. Begitu juga padi yang sudah siap panen,” paparnya.
Untuk itu, ia mengajak kepada pihak terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan atau Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum untuk dapat menginformasikan dan melaporkan mengenai kawasan yang sulit dijangkau. Jadi, jalur distribusi yang kemungkinan terganggu, dapat diantisipasi dari awal.
“Kepada distributor juga jangan menjadi alasan apabila ada indikasi cuaca tidak bersahabat. Sesuai kesepakatan bahwa kita sepakat untuk menjaga kesetabilan harga dengan tidak melakukan penyimpanan (menimbun stok barang) karena kalau dilaporkan cukup kan artinya sesuai dengan kebutuhan terpenuhi,” ungkapnya. (rs)










