“Berdasarkan pengawasan rekan-rekan di tingkat kelurahan dan kecamatan belum ada ditemukan Paslon yang berkampanye dengan isu SARA,”ungkapnya usai kegiatan Deklarasi Tolak dan Lawan Money Politic & Politisasi Isu SARA dalam Pilkada Kaltim 2018 Berintegritas di Room Maloy Hotel Royal Victoria, Sangatta, Selasa (10/4).
Dia meminta kepada para Paslon beserta tim sukses untuk tidak memanfaatkan isu SARA sebagai kampanye. “Kami juga mengimbau kepada Paslon untuk tidak menggunakan isu SARA sebagai kampanye,”pintanya.
Selain itu, pihaknya juga intens melakukan patroli di media sosial dikarenakan penyebaran isu SARA rentan terjadi. “Terkait pengawasan di medsos kami sangat intens terbukti sudah ada beberapa yang kita tindak tegas seperti ASN yang me-like salah satu Paslon,”tuturnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Komisioner KPU Kutim, Sayuti Ibrahim yang meminta kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam mem-posting sesuatu di medsos. “Kami mengimbau kepada masyarakat agar arif dan bijaksana menanggapi tentang isu-isu baik di media sosial maupun di masyarakat agar tidak menyebar isu SARA,”tandasnya. (yul1116)