Diketahui, setelah pelantikan enam jabatan eselon II yang sempat kosong beberapa waktu lalu, dipastikan masih ada puluhan jabatan seperti III yang kosong. Sehingga Pemkab Bulungan juga kembali harus membahas dan menentukan pejabat baru, yang sebelumnya sudah mengikuti assessment baik eselon II maupun III.
“Sementara masih diinventasrisir melalui Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) dan juga BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia). Mungkin paling lambat habis lebaran (Juli) mendatang baru kita bisa lakukan pelantikan lagi,” jelasnya.
Meski demikian, hingga saat ini dirinya mengakui belum menentukan nama-nama yang akan mengisi jabatan kosong itu, sebab hal itu akan kembali dilakukan pembahasan dengan baperjakat dan BKPSDM sebelum benar-benar ditentukan.
Diakuinya setelah pelantikan itu diakuinya tak semerta-merta jabatan ASN di Bulungan terpenuhi dengan kata lain tidak ada yang kosong lagi. Sebab selain pindah dipastikan di tahun ini dan di tahun depan bakal ada yang pensiun. Sehingga mutasi itu akan dipastikan tetap ada setelah ini.
“Itu kita menyesuaikan dengan kondisi didaerah jika dimungkinkan mutasi maka itu dilakukan, dan tentu saja harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kita berharap dengan adanya penempatan jabatan baru dapat meningkatkan kualitas kinerja didaerah nantinya,” sebut bupati.
Beberapa jabatan yang masih kosong diantaranya Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) pejabat sebelumnya saat ini menjadi kepala Dinas Pemeberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), kemudian Kepala Bagian Pembangunan karena pejabat sebelumnya saat ini menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PR). Sekretaris Dinas Perikanan yang saat menjadi Kepala Dinas Dinstansi tersebut, begitupun Dinas Arsip dan Perpustakaan yang sekretarisnya menjadi kepala dinas saat ini. Selain itu beberapa lainnya termasuk beberapa staf dan kasi yang masih kosong. (an)