“Pada saat reses di Desa Tanjung Buka SP7, masyarakat mengeluhkan kondisi jembatan yang sudah tidak layak. Menindaklanjuti keluhan tersebut, saya langsung meninjau kondisi jembatan untuk melihat secara langsung keadaan di lapangan,” ujar Achmad Djufrie, pekan ini.
Dari hasil peninjauan, ia menilai jembatan tersebut memang sudah perlu mendapatkan perhatian pemerintah daerah. Sebab, keberadaan jembatan menjadi akses vital bagi masyarakat setempat.
Menurutnya, jembatan itu bukan hanya penghubung antar desa, tetapi juga jalur utama masyarakat untuk bekerja, mengangkut hasil kebun, hingga akses anak-anak menuju sekolah.
“Dan ternyata benar, kondisi jembatan sudah harus diperbaiki, mengingat jembatan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat dan penghubung antar desa. Aktivitas masyarakat sangat bergantung pada akses ini,” katanya.
Ia menegaskan, kondisi jembatan yang rusak tidak bisa dibiarkan terlalu lama karena menyangkut keselamatan dan mobilitas warga.
“Kalau tidak segera diperbaiki, tentu akan mengganggu aktivitas masyarakat. Karena itu saya berharap ada perhatian dan prioritas anggaran dari pemerintah daerah untuk perbaikan jembatan tersebut,” tegasnya.
Editor: Erwin