Banjir kali ini, menurutnya lebih parah dari yang biasa terjadi, sebab desa-desa di Kecamatan Betayau, notabene kecamatan tetangga dan tidak sampai ke desa mereka, namun musim penghujan kali ini merambah sampai kedesa-desa mereka, khususnya yang berada di pemukiman bantaran sungai, air sungai meluap bercampur air hujan ditambah air pasang sehingga banjir terjadi.
“Banjir bukan hanya menganggu aktivitas warga yang terbiasa menjadi nelayan dan bertani tapi juga menimbulkan rasa was-was di hati kami jika air akan semakin naik setiap waktunya, meski pemerintah desa dan kecamatan selalu mengimbau dan mengingatkan kami untuk tetap waspada serta bersiap melakukan evakuasi jika sudah memasuki siaga satu nantinya,” ujarnya.
Anggota DPRD, M Yunus Yakau yang notabene warga Desa Seputuk mengatakan bahwa normalisasi sungai yang ada di Seputuk akan menjadi solusi atasi banjir yang selalu menjadi langganan dan menjadi kekhawatiran bagi warga, akan tetapi belum dilakukan hingga saat ini sehingga setiap musim penghujan warga desa yang menjadi titik rawan terjadinya musibah banjir ini harus bersiap-siap.
“Kasihan warga setiap musim penghujan harus selalu waspada, tidak bisa tidur nyenyak apabila hujan terjadinya saat malam, karena bisa saja saat mereka tertidur lelap ternyata air sudah naik tinggi, bersyukur bila tidak terjadi korban akan tetapi siapa yang bisa menjamin berapa banyak barang yang rusak akibat terendam banjir,” ujarnya.
Ditambah lagi dengan aktivitas yang kerapkali terhambat akibat banjir yang terus terjadi, sedangkan bulan ini intensitas air hujan semakin tinggi dari biasanya, kawasan pemukiman bantaran sungai sudah lama mengharapkan adanya normalisasi sungai atau dilakukannya penyiringan pinggiran sungai maupun sesuatu yang bisa dilakukan oleh pemerintah supaya ada kemudahan bagi warga bila menghadapi datangnya musim penghujan.
“Tidak semua warga memiliki perahu untuk tetap melakukan kegiatan disaat banjir, ada yang sebagian bertahan dirumah yang sudah tergenang banjir dan adapula yang sudah mengevekuasi keluarga ke tempat kerabat di kawasan darat, semoga apa yang dialami warga dua desa ini akan segera mendapatkan solusi yang tepat saat musim penghujan seperti saat ini,” harapnya. (ifa)