"Kami ingin menggali data terkait politik dan pemerintahan umum, diharapkan para peserta dapat memberikan informasi terkait data dan informasi untuk Pemilu Serentak 2024 mendatang," kata Direktur Ormas Kemendagri Proyogo Heri Cahyono, Analis Kebijakan ahli Madya Subdit Kemitraan dan Pemberdayaan Ormas Kemendagri dilansir dari Antaranews.com hari ini.
Kunjungan juga akan dilakukan ke-38 provinsi se-Indonesia, termasuk empat provinsi baru di Papua. Terkait kunjungan ini, H Hermawan, Kepala Badan Kesbangpol Kaltara mewakili Gubernur Zainal Arifin Paliwang menyaikan sekilas profil daerah sebagai provinsi ke – 34 yang telah berdiri dan telah genap berusia sepuluh tahun.
Dalam perjalanan roda pemerintahan, Kalimantan Utara sudah mencapai beberapa kemajuan dan pengakuan untuk skala nasional, diantaranya meraih predikat wajar tanpa pengecualian berturut-turut sejak berdirinya provinsi Kalimantan Utara, peringkat 1 terbaik untuk indeks pembangunan ketenagakerjaan kategori kecil tahun 2021, peringkat terbaik kedua untuk indonesia’s SDGS awards tahun 2022 dari segi ekonomi dan Kalimantan Utara mengalami pertumbuhan sebesar 77 persen untuk produksi industri mikro dan kecil.
Agar Pemilu Serentak 2024 dapat berjalan secara demokratis dan berintegritas tentunya harus ada peran yang aktif. "Perlu daftar pemilih tetap, misalnya orang yang sudah meninggal masih tercantum sebagai pemilih, pemilih yang tidak memenuhi syarat tetapi masuk ke dalam data daftar pemilih tetap, ada data pemilih yang ganda, dan lain sebagainya," kata Hermawan.
"Semoga dengan kunjungan kerja ini dapat membantu dan dapat memberikan solusi bagi pemerintah provinsi kalimantan utara dalam menghadapi setiap persoalan-persoalan maupun tantangan yang dihadapi dalam menjalankan roda pemerintahan, khususnya menjelang pelaksanaan pemilu serentak tahun 2024," harap Hermawan.
Editor: Aspian Nur