“Ada sejumlah titik di Bulungan yang berpotensi bisa dibangun terminal bus. Karena rencananya itu lokasi di sekitar Tanjung Selor dan untuk lahannya itu tidak banyak, sekitar 5 hektare itu sudah cukup,” jelas Nasuha dilansir dari Korankaltara.com Senin (16/1/2023) hari ini.
Sementara beberapa lokasi yang dapat dijadikan calon pembangunan terminal bus juga sedang dirancang, diantaranya di Kilometer 4 sekitar wilayah Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor. Opsi lain, di daerah Tanjung Palas, yang jaraknya tidak jauh dari jembatan Sei Kayan. “Asal tidak jauh-jauh dari jembatan Sei Kayan,” sebutnya.
Pembangunan terminal bus tersebut diharapkan bisa dimulai dan dapat dianggarkan pada APBD 2023 ini dan pemprov berharap bisa mendapatkan bantuan dana dari pusat meski memerlukan dokumen pendukung untuk diusulkan.
“Tentu kita juga ajukan bantuan dari pusat, asalkan dokumen DED (detail engineering design) dan lahan sudah siap dan sudah clean and clear. Jadi, untuk kegiatan nonfisik seperti perencanaan dan Amdal itu dari APBD kita. Tapi untuk fisik, mereka pusat siap untuk gelontorkan,” papar Nasuha.
Pembangunan terminal bus di Ibukota Kaltara dinilai cukup penting karena selama ini Tanjung Selor, Bulungan belum memiliki fasilitas terminal yang dapat menampung bus AKAP, antarkota dalam provinsi (AKDP) maupun angkutan dalam kota.
“Jadi, nanti di sana akan ada tiga tipe sekaligus. Ada tipe A untuk AKAP, tipe B jadi terminal AKDP dan juga tipe C jadi dalam kota juga bisa masuk disana,” pungkas Nasuha.
Editor: Aspian Nur