Pertambahan penduduk di Kalimantan Utara didorong oleh berbagai faktor, diantaranya natalitas atau angka kelahiran. Jika dicermati dari faktor natalitas, angka total fertility rate (TFR-kesuburan wanita) Provinsi Kalimantan Utara tahun 2017 sebesar 2,7. Artinya rata-rata jumlah anak yang dilahirkan dari setiap 1.000 penduduk selama masa reproduksi adalah 2-3 anak.
“Angka ini di atas angka standar capaian ideal TFR sebesar 2,1. Secara nasional, TFR di Indonesia juga masih di atas standar tersebut. TFR Indonesia tahun 2017 sebesar 2,4,” jelas Slamet dilansir dari Korankaltara.com, Rabu (21/9/2022) hari ini.
Selain faktor natalitas, pertumbuhan penduduk di Provinsi Kalimantan Utara juga didorong adanya migrasi masuk dari berbagai daerah.
Data hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2019 menunjukkan Kalimantan Utara merupakan provinsi dengan jumlah migrasi masuk seumur hidup tertinggi kedua di Indonesia. “Hal ini juga didukung adanya program transmigrasi yang telah digalakkan pemerintah. Kaltara disebut-sebut menjadi provinsi yang paling diminati menjadi tujuan para transmigran,” jelasnya.
Walaupun demikian, pertumbuhan penduduk di Kaltara terlihat melambat. Selama tahun 2000-2010, laju pertumbuhan penduduk di Provinsi Kalimantan Utara mencapai 65,88 persen, namun tahun 2010-2020, laju pertumbuhan penduduknya hanya 33,77 persen.
Sebagai provinsi termuda, Kaltara dengan luas wilayah 71.827 km2 hanya dihuni kurang dari satu persen penduduk di Indonesia.
Kaltara tercatat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk paling sedikit se-Indonesia. Kaltara juga merupakan satu-satunya provinsi dengan jumlah penduduk di bawah satu juta jiwa. “Mengingat jumlahnya yang masih sedikit, diharapkan laju pertumbuhan penduduk dapat kembali ditingkatkan. Ini demi memaksimalkan potensi pembangunan di Provinsi Kalimantan Utara,” harap Slamet.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kaltara, Sanusi mengatakan, jumlah penduduk di Kaltara memang terus menunjukkan grafik peningkatan.
Berdasarkan data terbaru pada pertengahan September 2022, jumlah penduduk yang tercatat mencapai 709.663 jiwa. “Kedatangan orang ke Kaltara memang lumayan tinggi. Ini dari data yang terus ter-update setiap bulannya,” kata Sanusi.
Editor: Aspian Nur