“Informasi yang kami peroleh, Alhamdulillah seluruh jamaah haji kita bisa menyelesaikan seluruh rangkaian haji. Walaupun masih ada yang pakai kursi roda karena kondisi kesehatan, tetapi Alhamdulillah semua bisa menyelesaikan semua. Insya Allah nanti bakal kembali ke Kaltara pada 12 Agustus lewat embarkasi Balikpapan,” ungkap Saifi dilansir dari Korankaltara.com Senin (18/7/2022) hari ini.
Ada tujuh jemaah haji asal Kaltara yang terpaksa menggunakan kursi roda selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Fasilitas kursi roda juga disiapkan oleh petugas haji di tanah suci, yang bisa digunakan saat kondisi kesehatan tidak mendukung untuk melakukan aktivitas keagamaan.
Selama di Madinah, jamaah haji akan melakukan beberapa rangkaian kegiatan keagamaan seperti salat Arbain sebanyak 40 waktu di Masjid Nabawi dan ziarah ke makam Rasulullah SAW. Tetapi bisa juga jamaah haji melakukan kunjungan ke beberapa tempat, seperti lokasi percetakan Al-Quran, mengunjungi Jabal Uhud dan ziarah tambahan lainnya.
“Tetapi yang paling utama melaksanakan salat Arbain. Jadi jemaah haji Kaltara akan berada di Madinah selama 8 hari. Setelah itu pulang ke Kaltara melalui embarkasi Balikpapan. Jumlah jamaah Kaltara 189 orang ditambah petugas daerah 1 orang sehingga secara keseluruhan sebanyak 190 orang. Semua dalam kondisi yang sehat dan baik-baik saja,” tutup Saifi.
Editor: Aspian Nur