“Sama seperti lebih dari 12 bulan sebelumnya, tidak ada kunjungan wisman melalui Kota Tarakan pada pendataan terakhir di Januari 2022,” jelas Tina dilansir dari laman Korankaltim.com Senin (14/3/2022) hari ini.
Sementara itu, jumlah masyarakat yang masuk melalui Pintu Lintas Batas (PLB) yang tidak tercatat (undocumented) di Imigrasi Tarakan seperti pada pintu-pintu yang tidak resmi diakui Tina masih tergolong banyak.
BPS bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Telkomsel melakukan penghitungan dengan menggunakan metode Mobile Position Data (MPD) untuk menghitung jumlah mereka.
“Mereka masuk kategori wisman, tapi memang tujuannya masuk ke Kaltara tidak untuk wisata, ada yang berdagang, bekerja, mengunjungi kerabat dan lainnya,” ungkap Tina.
Jumlah yang masuk di bulan Januari tercatat sebanyak 25.312 kunjungan, mengalami penurunan sebesar 19,67 persen dibanding bulan sebelumnya.
“Jumlah wisman pada Januari 2022 mengalami penurunan sebesar 8,21 persen dibandingkan dengan periode Januari 2021 yang mencapai 27.576 kunjungan,” ujar Tina.
Editor: Aspian Nur