Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 KTT akan menerapkan aplikasi Pedulilindungi di setiap pintu masuk dan melakukan vaksinasi kepada warga yang baru melakukan dosis pertama maupun kedua.
Wakil Ketua II Satgas Penanggulangan Covid-19 KTT, yang juga Komandan Kodim 0914 Tana Tidung, Letkol Tri Priyo Utomo mengatakan, sebenarnya KTT sempat zero kasus selama empat bulan.
Namun memasuki awal Februari 2022 terjadi penambahan dan secara akumulasi sudah sampai pada angka 12 kasus.
Untuk itu, ada beberapa kebijakan yang akan dilakukan untuk menekan angka penambahan kasus konfirmasi positif di Bumi Upuntaka.
“Kami tingkatkan lagi di KTT, karena untuk mengantisipasi lonjakan gelombang ketiga Covid-19,” kata Priyo dilansir dari laman Korankaltara.com Jumat (11/2/2022) hari ini.
Langkah-langkah pertama adalah mengaktifkan kembali posko pelabuhan dan pintu keluar masuk KTT, kemudian pemasangan aplikasi Pedulilindungi untuk mengetahui sertifikat vaksin.
“Kalau baru dosis pertama, akan langsung kami eksekusi dengan cara pemberian dosis kedua, sedangkan yang sudah vaksin dosis kedua akan kami upayakan booster,” ujarnya.
Sementara persyaratan wajib swab antigen/PCR untuk masuk KTT, dia mengaku belum bisa memberikan kepastian, karena masih menunggu perkembangan kasus yang ada.
“Sementara wajib swab belum dilaksanakan, masih sebatas pemeriksaan vaksinasi dulu. Langkah selanjutnya penegakan protokol kesehatan,” tutup Priyo.
Editor: Aspian Nur