Bahkan sudah ada tiga daerah yakni Bulungan, Tana Tidung kemudian Malinau dapat dikatakan mendekati zero kasus.
Dalam data sampai hari Minggu (14/11/2021) malam lalu, penambahan pasien sembuh sebanyak 12 orang dan hanya 1 kasus baru yang muncul.
Untuk Bulungan hanya tersisa 6 orang kasus aktif, Tana Tidung 3 orang dan Malinau 9 orang. Adapun dua daerah lainnya, juga jauh menurun, yakni masing-masing Tarakan 29 orang dan Nunukan 11 orang.
“Jumlah yang masih dirawat (kasus aktif) tersisa 57 orang. Dari puluhan orang itu, sebagian besar isolasi mandiri di rumah sebanyak 45 orang. Kemudian sisanya yaitu 12 orang yang jalani perawatan di rumah sakit,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kaltara Agust Suwandy, Senin (15/11/2021) kemarin.
Saat dilihat dari sisi peta resiko zonasi Covid-19, semua daerah masih bertahan di kategori zona kuning. Artinya, jika semua indikator terus menurun, maka resiko penularan (zonasi) ini akan menurun pula hingga ke zona hijau (tanpa resiko).
“Tentu kita berharap kasus ini terus turun. Dengan demikian, kasus Corona di Kaltara bisa mereda,” kata Agust lagi.
Adapun untuk kasus kematian, tidak ada tambahan baru. Angka kematian akibat corona di Kaltara tetap sebanyak 815 orang tersebar di Tarakan 355 orang, Bulungan 204 orang, Nunukan 137 orang, Malinau 93 orang dan di Tana Tidung 26 orang.
Sementara itu, sejak adanya kasus pertama di Kaltara pada 27 Maret 2020 lalu, total akumulasi positif Covid-19 di Kaltara sebanyak 35.829 kasus. Namun angka kesembuhan juga cukup tinggi, yaitu sebanyak 34.957 orang.
Sumber: Korankaltara.com
Editor: Aspian Nur