Peristiwa ini dialami AZ, IN dan YU di Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di jalan poros Bulungan yang membuat ketiganya yang masing-masing berusia 51, 36 dan 40 tahun, mengalami luka ringan.
“Ketiganya mengalami luka ringan di bagian tangan tapi mobilnya mengalami kerusakan pada bagian samping dan kaca depan,” kata Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona, melalui Kapolsek Sekatak Iptu Mahmud
Kecelakaan yang menyebabkan mobil pemerintah dengan nomor polisi KU 1029 B itu terjadi di Jalan Poros Trans Kalimantan, tepatnya di Desa Kelincauan, Sekatak, Bulungan.
Mobil yang dikendarai melaju dari arah Ibukota Kaltara, Tanjung Selor menuju Kabupaten Tana Tidung (KTT).
Namun pada saat tiba di tikungan tajam Desa Kelincauan, tiba-tiba saja si sopir tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Akibatnya, sopir terpaksa membanting stir ke kiri sehingga masuk parit.
“Mereka mau perjalanan dinas dalam rangka pelatihan di KTT tapi saat di tikungan, tiba-tiba saja kendaraannya tidak bisa dikendalikan. Karena melaju kencang, makanya sopir banting stir hingga masuk parit,” jelasnya.
Evakuasi langsung dilakukan tiga orang tersebut dan kendaraan dinas milik pemprov yang mereka naiki.
AZ, IN dan YU sudah mendapatkan perawatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sekatak.
Mahmud meminta kepada para pengendara berhati-hati, utamanya saat melintas di tikungan tajam satu diantaranya di Desa Kelincauan yang kerap kali terjadi kecelakaan tunggal.
“Memang sering terjadi. Karena kendaraan melaju cukup kencang. Apalagi jalan tikungan tajam, kadang orang (pengendara) kehilangan kendali sampai akhirnya kecelakaan,” tutup Mahmud.
Sumber: Korankaltara.com
Editor: Aspian Nur