Pelaksanaannya sudah disiapkan. Bagi para peserta harus ikuti tahapan, kemudian ikuti aturan yang berlaku. Supaya hasilnya bisa terbaik,” kata Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang Rabu (8/9/2021) kemarin.
Pelaksanaan SKD dengan metode Computer Assisted Test (CAT), lokasinya difokuskan di Laboratorium CAT Pemprov Kaltara di Jalan Durian, Tanjung Selor, Bulungan dan seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya apapun. Zainal akan menindak tegas jika ada oknum atau peserta yang melakukan penyimpangan seperti memanfaatkan jasa calo atau semacamnya.
“Kalau ada joki (calo), langsung dicoret (gugur), jadi tidak ada istilah joki. Pelaksanaan seleksi harus fair dan transparan. Supaya betul-betul bagus hasilnya karena ini juga manfaatnya untuk kita semua,” tegas Zainal.
Pembagian waktu SKD mengadaptasi protokol kesehatan secara ketat. Dalam satu hari hanya dibagi empat sesi, kecuali hari Jumat hanya dua sesi. Setiap sesi, hanya 55 peserta yang mengikuti CAT dengan waktu pelaksanaan 100 menit untuk menjawab soal atau pertanyaan.
“Kami sudah siap, perangkat juga sudah sedia. Karena ini pandemi, biasanya satu sesi sampai 100 peserta. Tapi kami bagi dua jadi 55 peserta saja, itu sudah penerapan protokol kesehatan. Jadi sudah berjarak di dalam,” Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara Burhanuddin menambahkan.
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di Korankaltara.com hari Kamis 9 September 2021 dengan judul Tes Kompetensi Dasar 5.460 CASN