“Jika ada perpanjangan, akan ada Instruksi Menteri Dalam Negeri
(Inmendagri). Tren angka kesembuhan pasien Covid-19 memang meningkat. Bahkan,
data terakhir ada 130 orang. Kalau angka kesembuhan cenderung meningkat. Saya
yakin Bulungan akan lebih aman,” ujar Syarwani.
Meski begitu, ia tak menampik angka kematian belum berhenti, mesti tidak
setinggi beberapa waktu lalu. Menurutnya, agar bisa menekan kasus aktif
Covid-19, penerapan dari sisi hulu harus tetap dimaksimalkan dengan menerapkan
PPKM.
“Dari apa yang saya lihat, Alhamdulillah, kemarin saya juga baru pulang dari
tiga desa di Kecamatan Peso, disana penerapannya sudah bagus,” bebernya. Camat
Peso sudah mengambil kebijakan untuk memberlakukan rapid test antigen bagi
siapa pun yang masuk ke wilayahnya. Kebijakan itu sudah diberlakukan sejak
lama.
“Itu upaya pencegahan dari sisi hulu. Di sisi lain, penerapan 3M (memakai
masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) juga wajib diterapkan, untuk
mengurangi risiko penyebaran Covid-19,” sebutnya. Terpisah, Jubir Satgas
Penanganan Covid-19 Bulungan dr Heriyadi Suranta mengakui dampak positif
penerapan PPKM.
Beberapa hari terakhir ini angka kesembuhan meningkat jika dibandingkan
kasus konfirmasi positif Covid-19. “Kami berharap angka kesembuhan ini bisa
terus bertambah,” kata Heriyadi. Secara kumulatif, kasus konfirmasi
positif Covid-19 di Bulungan sebanyak 9.451 kasus, dengan 8.001 diantaranya
dinyatakan sembuh. Sedangkan kasus aktif tercatat ada 1.315 kasus.
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di Korankaltara.com hari Selasa 24 Agustus 2021 dengan
judul Dua Pekan PPKM Dinilai Efektif