Dalam catatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Corona varian Delta yang banyak menyebar di India ini, masuk dalam daftar variant of concern (VOC) atau daftar varian virus corona yang perlu diwaspadai. Varian ini juga telah menyebar di beberapa wilayah di Indonesia diantaranya di Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara Usman menegaskan pemerintah setempat memberikan atensi terhadap varian baru itu. “Setiap saat kami antisipasi. Misalnya pekerja migran dari Malaysia atau siapa pun, jika mereka terkonfirmasi positif, kami kirim ke pusat juga sampelnya untuk diperiksa. Apakah ada varian baru yang masuk,” papar Usman.
Mobilisasi di pintu keluar-masuk Kaltara, khususnya dari luar negeri dijaga ketat. Sejauh ini, dia mengungkapkan ada beberapa kasus baru yang merupakan migran dari Malaysia. “Dari sana (Malaysia) ada yang terpantau positif. Tapi mereka bukan yang varian baru. Mudah-mudahan Kaltara masih aman (dari varian baru),” harapnya.
Sebagaimana atensi pemerintah pusat, dia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati. Apalagi, varian baru, baik Alpha apalagi Delta, merupakan corona yang lebih ganas dan mematikan.
“Penularan lebih cepat dan tingkat kegawatan agak parah. Itu lebih cepat penularannya daripada varian yang ada. Kita harus antisipasi terus. Upaya masyarakat menjaga protokol kesehatan itu penting, selain juga upaya penegakan protokol kesehatan. Itu harus melibatkan semua leading sector, lintas OPD dan semua stakeholder yang lain,” tutup Usman.
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di korankaltara.com hari Rabu 23 Juni 2021 dengan judul Waspada Corona Varian Baru Masuk Kaltara