Khusus di Kaltara, dialokasikan tahap pertama sebanyak 10.680 dosis untuk sumber daya manusia (SDM) kesehatan. Sementara, didistribusikan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara baru ke dua daerah yakni Bulungan dan Tarakan. Masing-masing 4.600 dosis untuk Tarakan dan 3.000 dosis untuk Bulungan. Sedangkan 3.080 dosis masih disimpan di Gudang Farmasi Dinkes Kaltara.
Kepala Dinkes Kaltara Usman mengemukakan, tiga daerah lainnya akan bertahap didistribusikan. Sisa vaksin yang masih ada di gudang farmasi dikabarkan akan ditambah, namun Kaltara masih menunggu tambahan vaksin tersebut.
“Kami masih menunggu vaksin tambahan karena SDM kesehatan yang terdaftar itu tujuh ribu lebih jadi masih kurang vaksinnya. Mudah-mudahan tanggal 22 Januari nanti sudah datang,” harap Usman
Penyuntikan vaksin yang berlangsung saat ini di dua daerah di Kaltara ditarget selesai Februari, dilanjutkan di tiga daerah lainnya. “Karena untuk tahap pertama vaksin sasaran SDM kesehatan sampai April 2021. Perkiraan waktu dengan tenaga vaksinator yang kita punya Insya Allah akan selesai sesuai dengan target,” harapnya.
Terkait tahapan vaksinasi selanjutnya, masih menunggu arahan Kemenkes dimana kelompok sasaran lainnya yang akan divaksin adalah pelayan publik, kelompok usia di atas 60 tahun, kelompok usaha kecil menengah hingga masyarakat umum.
“Kami ikuti jadwal dan arahan pusat. Kami menekankan program vaksinasi ini adalah upaya untuk menekan angka penularan makin meluas. Kami juga ingatkan agar masyarakat bijak menanggapi program vaksinasi ini karena sudah aman baik dari sisi izin BPOM termasuk kehalalannya dari MUI,” tutup Usman. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di korankaltara.com hari Senin 18 Januari 2021 dengan judul Kaltara Menunggu Vaksin Tambahan