Pakai Insenerator, Warga Tak Perlu Khawatir
1 menit baca1.416 kali dibaca
TANA TIDUNG – Untuk mencegah limbah medis terbuang disembarang tempat dan akan berpengaruh pada lingkungan serta pemukiman sekitar, maka RSUD Akhmad Berahim di Desa Tideng Pale di Kecamatan Sesayap telah menyiapkan beberapa unit Insenerator atau mesin pembakar limbah medis seperti jarum suntik, obat-obatan yang sudah tidak terpakai, termasuk sarung tangan dan sisa alat pengobatan setelah mengobati pasien yang tidak dapat dipakai kembali.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Imransyah mengatakan bahwa selama ini limbah medis menjadi persoalan ketika pihak rumah sakit ingin membuangnya, sebab ada kekhawatiran limbah-limbah ini bila dibuang ditempat sampah begitu saja akan digunakan orang sementara limbah ini rawan menimbulkan penyakit baru jika digunakan kembali. Selain itu juga dapat menganggu dan mengotori lingkungan sekitar, mengingat letak rumah sakit sangat dekat dengan pemukiman.










