Informasi yang dihimpun, khusus Bulungan tak ada yang bisa masuk dalam kategori khusus tenaga honorer K-II. Pasalnya umur para tenaga honorer itu sudah tak masuk persyaratan.
“Saat ini sudah dibuka, dasarnya ada surat edaran dari kementerian. Ya itulah sebagai dasar kami untuk pengumuman dulu nanti secara rincinya lebih lanjut,” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulungan Indriyati, Rabu (19/9).
Disinggung untuk kategori khusus K-II di Bulungan, dirinya mengaku tidak ada, sebab setidaknya maksimal umur 35 tahun. Sementara yang ada umurnya sudah lebih dari 35 tahun.
“Tidak ada alias nol, jadi formasi K-II itu hanya guru dan kesehatan saja, tapi semua usia sudah lewat (tenaga yang di Bulungan),” ungkapnya.
Ditanya lebih jauh, terkait jumlah K-II di lingkungan Pemkab Bulungan, saat ini dirinya belum menyampaikan detail. Namun begitu, Indri memastikan jumlahnya tidak banyak. “Sedikit saja,” jawabnya singkat.

Diketahui, tenaga honorer K-II yang mengikuti seleksi adalah tenaga honorer yang tidak lulus seleksi tahun 2013 lalu, terdaftar di database Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan memiliki jabatan tenaga guru dan tenaga kesehatan.
Terpisah Bupati Bulungan Sudjati juga menyampaikan hal serupa tentang dibukanya seleksi CPNS kali ini. Hanya saja teknis lebih rinci, disampaikan menyusul. Disinggung terkait honorer, dirinya juga berharap bisa terakomodir. Namun demikian harus tetap menyesuaikan ketentuan yang ada. (an)