Ketika seseorang menderita kanker, hal itu juga bisa menunjukkan bahwa ia mengalami kekurangan beberapa nutrisi yang dapat terjadi karena faktor genetik, lingkungan, makanan dan gaya hidup. Sehingga, untuk menanggulangi beragam gaya hidup harus mengubah pola diet dan mengonsumsi suplemen yang akan menguatkan sistem kekebalan tubuh.
Dalam pengobatan sendiri, kemoterapi meracuni sel kanker yang bertumbuh cepat. Namun, pengobatan itu juga menghancurkan sel-sel sehat yang berada di berbagai organ tubuh. Hal itu pun bisa menyebabkan kerusakan organ seperti hati, ginjal, jantung, paru-paru, dan lainnya. Sedangkan radiasi menghancurkan sel kanker serta membakar dan merusak sel sehat, jaringan dan organ.
Untuk sel kanker yang bertumbuh dalam tubuhmu, Ria Irawan pun memberikan berbagai macam tips. Berikut tips dan makanan yang perlu diperhatikan agar dirimu sehat selalu, girls!
Makanan yang Harus Dihindari atau Dikurangi
Gula. Gula adalah makanan sel kanker. Dengan mengurangi gula, sama saja kamu mengurangi suplai makanan penting dari sel kanker. Bahan natural seperti madu pun bisa menjadi pengganti kebutuhan tubuh akan gula.
Susu. Minuman ini membuat tubuh memproduksi mucus terutama di saluran gastro - usus. Kanker sendiri makan dari lendir. Dengan mengurangi susu kamu bisa membuat sel kanker kelaparan. Gantilah susumu dengan susu kedelai.
Minuman berkafein tinggi. Cobalah untuk mulai mengurangi konsumsi kopi dan teh. Sebagai gantinya, teh hijau bisa menjadi alternatif dan miliki sifat melawan kanker. Namun, akan lebih baik ketika tubuhmu mengonsumsi air putih yang alami.
Protein daging. Protein dari daging sulit dicerna dan membutuhkan banyak enzim dalam proses pencernaannya. Daging tang tak tercerna akan tersisa dalam usus dan membusuk. Hal itu bisa menjadi penumpukan dan lebih beracun.
Suplemen menaikkan sistem kekebalan tubuh. Beberapa suplemen menaikkan system kekebalan tubuh (IP6 Flor, anti-oksidan, vitamin, mineral, EFAs dll) sehingga memungkinkan sel-sel tubuh sehat untuk menghancurkan sel-sel kanker.
Suplemen lain seperti vitamin E diketahui menyebabkan apoptosis, atau kematian sel terprogram, yaitu metode natural dari tubuh untuk membuang rusak, sel-sel yang tidak diinginkan atau tidak dibutuhkan. (bc)