Roket New Shepard membawa kapsul ke tepi ruang angkasa dengan kecepatan hampir dua kali kecepatan suara sebelum melepaskan diri dan memungkinkan para kru untuk merasakan pengalaman tanpa bobot selama beberapa menit.
Selama periode tersebut, kapsul awak melintasi Garis Karman, yang secara teknis berarti melintasi atmosfer Bumi menuju ruang angkasa. Kapsul kemudian melakukan perjalanan kembali ke Bumi, saat parasut yang terbentang mengundang teriakan dari para kru di dalamnya.
Hanya 11 menit setelah peluncuran, kapsul New Shepard mendarat dalam jarak yang cukup dekat dengan landasan peluncuran awal.
Usai kembali ke bumi, Kary Perry langsung sujud dan mencium tanah sebagai tanda bersyukur telah sukses menjalankan misi dengan selamat.
Melansir dari laman dailymail.co.uk Selasa (15/4/2025) hari ini, Katy Perry berada dalam roket bersama lima wanita dalam misi luar angkasa yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Perry sempat menyanyikan lagu “What A Wonderful World” dari Louis Armstrong setelah lepas landas. Misi tersebut perjalanan luar angkasa pertama yang seluruhnya perempuan sejak tahun 1963 dan satu-satunya kru yang seluruhnya perempuan, membuat mereka mencapai ketinggian 100 km (62 mil) di atas Bumi.
Ini menandai penerbangan terbaru dari program New Shepard Blue Origin, bernama NS-31, yang mengangkut turis ke luar angkasa. Sebuah catatan tulisan tangan dari Katy Perry telah memberikan para penggemar pandangan yang lebih dalam ke dalam pikiran sang superstar pop sebelum perjalanan pertamanya ke luar angkasa tersebut.
"Saya aman,” tulis Perry yang membuat para penggemarnya percaya penyanyi tersebut mungkin merasa takut untuk meluncur ke luar angkasa.
Perry juga mengungkapkannya dalam sebuah wawancara pagi hari jelang meluncur ketika ditanya apakah ia memiliki pesan untuk keluarganya.
“Pesan saya adalah bahwa saya mencintai mereka dan saya sangat penuh dengan cinta,” katanya, sambil menyeka air mata dari matanya.
“Saya sangat bersyukur bisa mewakili perempuan yang tak kenal takut dalam keluarga saya,” imbuhnya.
Sang popstar mengatakan ia telah memimpikan hal ini selama 15 tahun. Penyanyi ini juga memberikan tampilan di balik layar di dalam kapsul roket tersebut mengenakan pakaian luar angkasa berwarna biru.
“Saya bernyanyi di luar angkasa. Saya tidak akan mengatakan tidak percaya saya ada di sini karena saya bisa dan kalau kita percaya pada impian itulah cara mewujudkannya,” teagsnya.
Saat kapsul terjun bebas, para kru disuguhi tiga sampai empat menit tanpa bobot saat mereka meninggalkan tempat duduk untuk menikmati pemandangan yang luar biasa.
Namun, mereka tidak akan memiliki waktu lama untuk menikmatinya, karena kapsul akan mulai kembali ke Bumi setelah beberapa menit berada di luar angkasa sebelum menggunakan parasut dan mendarat dengan selamat.
Meski Blue Origin mengklaim misi itu menjadi pertama kalinya kru yang seluruhnya perempuan melakukan perjalanan ke luar angkasa, tapi klaim itu agak kontroversial karena mengabaikan fakta kosmonot Rusia Valentina Tereshkova, wanita pertama di luar angkasa, menerbangkan misi solo ke orbit pada tahun 1963.
Terlepas dari itu, para pengguna media sosial mengecam Katy Perry dan Blue Origin dan mengatakan peluncuran luar angkasa mereka tidak lebih dari sekadar “kesenangan bagi orang super kaya”.
“Saya khawatir saya masih berpikir bahwa penerbangan ini pada dasarnya hanya untuk bersenang-senang bagi orang-orang super kaya,” ujar Dr Gareth Dorrian, ilmuwan antariksa dari University of Birmingham.
Meskipun Katy Perry dan rekan-rekannya memang secara teknis memasuki ruang angkasa, tidak semua orang yakin mereka layak mendapatkan gelar 'astronot' seperti yang ditegaskan oleh Blue Origin.
“Mereka bukan astronot. Saya rasa astronot sungguhan akan tersinggung mendengarnya karena mereka adalah selebriti yang duduk di atas roket,” tulis netizen.
“Mereka hanya menghabiskan waktu sekitar 30 detik di luar angkasa. Itu tidak lebih dari sekadar perjalanan di taman hiburan,” sebut lainnya.
Editor: Aspian Nur