"Mohon dimaafkan segala dosa almarhum selama ini buat semua pihak yang pernah mengenal baik pihak keluarga, rekanan dan handai tolan semuanya. Semoga almarhum diberi tempat terbaik disisi Allah SWT, " tulis di Instagram band U'Camp hari ini.
Kepergian Ruddy memang mengejutkan, terutama karena beberapa jam sebelumnya ia masih tampil di sebuah acara di kafe Love Story, Bandung.
“Menurut informasi dari keluarganya, usai tampil, ia pulang ke rumahnya di Cimahi dengan mengendarai motor sendirian. Sesampainya di rumah, Ruddy sempat menutup gerbang dan menyimpan motornya namun tiba-tiba ambruk dalam kondisi helm yang masih terpasang. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong,” ujar Herman Husin, drummer U’Camp.
Menurut Herman, rencananya almarhum akan dimakamkan pagi ini. "Info terbaru mau dimakamkan jam 09.00 ini di Batujajar Kab. Bandung Barat," ujar Herman melansir dari liputan6.com.
Almarhum Ruddy Karamoy bersama U'Camp pertama kali menjulang namanya di pentas musik Indonesia saat merilis album pertama tahun 1993 dengan hits "Bayangan". Ketika itu selain almarhum, U'Camp juga diperkuat Iram dan Ovy (gitar), Erry (bass), dan Sandy (drum).
Setelah itu, U'Camp sempat merilis beberapa album lainya, seperti Vol. 2 (1994), Aku Cinta (1995), Masih Ada (1996), Kuingin (1997), Melangkah (1998), serta Apa Kabar (2008). Lagu hits mereka selain Bayangan adalah Bandel dan Senyummu.
Tahun lalu, bersama Herman dan Satria Angga dan Iram, almarhum Ruddy U'Camp juga sempat membuat project Maharya, sebuah band yang menggunakan musik menjadi medium untuk membakar semangat para pemuda agar makin cinta dengan Tanah Air. Belum lama ini, almarhum bersama U'Camp juga sempat merilis ulang beberapa hits mereka, salah satunya Bayangan.
Editor: Aspian Nur