Penyanyi sekaligus penulis lagu ini menginap di Hotel CasaSur di kawasan Palermo. Kerumunan penggemar yang berduka kini berkumpul di belakang barisan di luar akomodasi untuk memberikan penghormatan kepada sang gitaris.
Pablo Policicchio, juru bicara kementerian keamanan Buenos Aires mengatakan polisi dipanggil ke hotel oleh seorang pekerja yang menyebut ada seorang pria yang diduga berada dibawah pengaruh obat-obatan atau alcohol dan terjatuh. Saksi mata di hotel tersebut mengatakan Liam menghancurkan laptopnya dan harus digotong kembali ke kamarnya dalam insiden yang tidak menentu pada hari itu, lapor TMZ. Polisi menemukan Liam tewas di halaman dalam hotel sekitar pukul 17.00 waktu setempat ketika mereka tiba.
Sebuah tenda merah dipasang di atas mayatnya saat polisi memulai penyelidikan atas kematian tragis tersebut sebelum jasad dibawa ke kamar mayat.
Juru bicara layanan ambulans setempat mengatakan Liam diperkirakan tewas di lokasi kejadian setelah terjatuh dan menderita luka parah.
“Alarm dibunyikan pada pukul 17.04 waktu setempat dan mengatakan seseorang terbaring di teras dalam Casa Sur. Pada pukul 17.11, sebuah ambulans tiba dan orang tersebut dinyatakan telah meninggal dunia. Tidak ada waktu untuk menyadarkannya,” kata Alberto Crescenti petugas setempat mengatakan kepada media local.
Penghormatan telah mulai mengalir untuk Liam dengan para selebriti dan penggemar yang berbagi kesedihan mereka. Postingan terakhir Liam di media sosial diunggah di Snapchat-nya hanya beberapa menit sebelum kematiannya dan menunjukkan dia dan kekasihnya Kate Cassidy sedang menatap cermin.
Liam memposting sebelumnya pada hari itu tentang menunggang kuda, bermain polo dan berharap untuk kembali ke rumah untuk melihat anjingnya. “Ini adalah hari yang indah di Argentina,” tulisnya sebelum kematian datang.
Kate juga telah membagikan postingan Liam sesaat sebelum kematiannya yang sedang menunggang kuda bersamanya di pedesaan. Sang bintang tiba di Argentina pada 30 September bersama kekasihnya dan terlihat di pertunjukan Niall yang menari dan bertemu dengan para penggemarnya pada 2 Oktober. Liam bergabung dengan One Direction pada usia 16 tahun setelah mengikuti audisi di X-Factor dan berada di posisi ketiga dalam grup tersebut.
Dia bersama grup ini saat merilis album pertamanya Up All Night pada tahun 2011 dan melejit serta merebut hati para penggemarnya di seluruh dunia. Liam adalah satu diantara penulis lagu utama dari One Direction antara tahun 2010 dan 2016 hingga grup ini bubar. Dia melanjutkan karier musik solonya sendiri dan merilis satu album solo pada tahun 2019 - LP1.
Liam dikabarkan telah berpisah dengan manajemennya dan telah mengesampingkan rencana untuk album solo kedua. Dan awal pekan ini mantan kekasih Liam Maya Henry memanggil pengacara setelah menuduh Liam berulang kali mengirim pesan kepadanya, teman-temannya dan ibunya.
Penyanyi kelahiran Wolverhampton ini lahir pada 29 Agustus 1993 dan sempat mengalami masalah kesehatan sejak dini dan diintimidasi di sekolah menengah. Dia memulai debutnya sebagai penyanyi ketika mengikuti audisi X Factor pada tahun 2008.
Sebuah klip yang ditemukan menunjukkan Liam yang berwajah bayi sedang berbicara di depan kamera: “Ketika saya di sekolah, secara umum, saya selalu berpikir untuk bernyanyi. Saya seharusnya berkonsentrasi pada tugas sekolah saya, tetapi saya terlalu banyak berpikir tentang bernyanyi,” ucapnya kala itu.
Setelah tersingkir sebagai artis solo, ia mengikuti audisi lagi pada tahun 2010 dan dimasukkan ke dalam sebuah grup dengan empat orang lainnya untuk membentuk One Direction.
Simon Cowell menyatukan Zayn Malik, Louis Tomlinson, Niall Horan dan Harry Styles untuk membentuk grup musik terbesar yang pernah ada. Liam berpacaran dengan penyanyi Cheryl Cole dan memiliki seorang anak bernama Bear pada tahun 2017. Mereka berpisah pada tahun 2018 sebelum ia dikaitkan dengan supermodel Naomi Campbell pada tahun 2019.
Liam memiliki hubungan putus-nyambung selama tiga tahun dengan mantan tunangannya, Henry, yang dikabarkan telah berakhir untuk selamanya pada bulan Mei 2022.
Liam juga telah terbuka tentang perjuangannya melawan narkoba. Pada tahun 2021, ia menyalahkan fase pil dan minuman keras yang membuat wajahnya membengkak hingga sepuluh kali lipat, sementara juga mengungkapkan ia biasa menenggak isi mini bar-nya ketika kepala band memeriksa para personel ke hotel untuk menjauhkan diri dari para penggemar.
Pada tahun 2019, Liam mengungkapkan ia pernah memiliki keinginan untuk bunuh diri saat ia berjuang dengan ketenarannya yang ia ungkapkan di Ant Middleton And Liam Payne: Straight Talking.
“Untuk beberapa keadaan tertentu, saya cukup beruntung masih berada di sini. Ada kalanya tingkat kesepian dan orang-orang yang mendekati Anda setiap hari, rasanya seperti, 'Kapan ini akan berakhir? Hal itu hampir membunuh saya beberapa kali,” ujar Liam.
Editor: Aspian Nur