Terbukti, ada 5 ribu orang hadir dalam kegiatan yang merupakan rangkaian HUT ke-353 Kota Samarinda dan HUT ke-65 Pemerintah Kota Samarinda itu.
Tiket yang dijual Rp10 ribu per lembar sold out alias ludes saat pembukaan festival yang akan berlangsung hingga Minggu (12/3/2023) besok.
Bukan tanpa alasan, kehadiran ribuan orang itu juga karena ingin menyaksikan aksi panggung dari grup band ternama di Indonesia, D'Masiv.
Kepada Korankaltim.com malam tadi, Ketua Panitia Pelaksana Dinvi Kurniadi menyampaikan ada 20 tenan di dalam tenda expo, sedangkan stand makanan dan minuman di dalam lapangan ada 32.
"Untuk Samarinda Festival ini yang jelas kami ingin menyatukan masyarakat Samarinda dengan berbagai macam suku dan budaya," kata Dinvi.
Samarinda Pusat Kota Peradaban jadi alasan terlaksananya Samarinda Festival ini
Dinvi mengaku awalnya tiket masuk Samarinda Festival akan digratiskan mengingat dua tahun tidak ada kegiatan di Samarinda karena Covid-19.
"Tetap imbauan dari Covid-19 masih ada sehingga tidak jadi. Kami juga menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di dalam stadion," jelasnya.
Dari situlah akhirnya tiket masuk Rp 10 ribu dipakai panitia sebagai upaya pembatasan bagi yang di dalam. Namun banyak penonton yang tidak bisa masuk tetap menikmatinya di luar area.
Samarinda Festival ini melibatkan UMKM lokal, yang diharapkan bisa memutar roda ekonomi dan perdagangan ditengah kaum milenial.
"Selain itu kami juga ingin mensosialisasikan penggunaan Q'Ris (pembayaran non tunai) pada semua sektor baik perdagangan maupun parkir," papar Dinvi.
Samarinda Festival berlangsung mulai pukul 13.00 WITA bagi tenan dan 16.00 WITA mulai live musik, tutup dipukul 22.00 WITA.
Editor: Aspian Nur