"Berat sekali harus melakukan hal seperti ini. Sebenarnya aku ga mau akan jadi seperti ini yang nantinya akan jadi konsumsi publik. Jujur sedang menjalani hari dimana ketakutan dan kecemasan terhadap seseorang dimana sudah tidak punya hubungan status.
Dan hari ini diancam yang membuat psikis dan hati menjadi sakit. Untuk kamu, aku sangat mempersilahkan untuk mengupload apapun yang kamu sukai dan melakukan hal-hal yang aneh di luar sana. Amanda tampak menuliskan perasaannya yang kerap dijadikan sebagai konten.
“Setelah semua drama yang sudah dibuat di kontenmu, aku harap untuk tidak memperkeruh suasana dengan menggunakan nama aku lagi. Can you just stop it?" tulis Amanda Manopo. Tidak jelas siapa 'seseorang' yang dimaksud memberikan ancaman kepada dirinya tersebut.
Amanda sendiri saat ini membintangi sinetron Ikatan Cinta sebagai Andin, sinetron yang sedang digandrungi netizen Indonesia. Tak pelak, curhatan Amanda itu mengundang simpati dari netizen. Karena postingannya ini, netizen Indonesia langsung mentrendingkan hashtag dukungan kepada Amanda.
Netizen memberi dukungan kepada Amanda untuk tetap semangat karena semuanya akan segera berlalu. "Percaya kalau hari-hari yang baik akan segera datang," "Amanda, you are our best girl. You go girl, we got your back," "You deserve to be happy," tulis para netizen.
Amanda tampak menuliskan perasaannya yang kerap dijadikan sebagai konten. Bahkan di akhir unggahannya, Amanda berharap agar orang tersebut tidak lagi menggunakan namanya dan semakin memperkeruh keadaan.
"Untuk kamu, aku sangat mempersilahkan untuk mengupload apapun yang kamu sukai dan melakukan hal-hal yang aneh di luar sana," tambahnya. Entah ditujukan untuk siapa, namun Billy Syahputra diketahui baru saja mengunggah sebuah video di akun Youtube Channelnya dan membicarakan banyak hal tentang Amanda Manopo.
Sementara di saat yang berdekatan, ada pula seorang pria pemilik akun @bayu.seti41 yang memajang fotonya bersama Amanda di billboard dan mengaku bahwa ia adalah mantan kekasih dari bintang film Kelam tersebut.
Editor: Aspian Nur