Gaya hidup sedentari adalah pola perilaku manusia yang minim aktivitas atau gerakan fisik. Biasanya mereka yang menjalani gaya hidup sedentari adalah pekerja kantoran yang hampir sepanjang hari duduk di balik meja kerja.
Perjalanan menuju kantor dari rumah pun biasanya ditempuh dengan kendaraan umum atau pribadi yang berarti juga duduk sepanjang jalan. Sesampainya di rumah setelah bekerja seharian, banyak pekerja kantoran yang langsung beristirahat di sofa, kasur, atau kursi malas untuk melepas lelah.
Belum lagi jika Anda sering memanfaatkan layanan pembelian barang, makanan, atau jasa secara online, dimana pesanan langsung diantar ke depan pintu rumah.
Selain itu, banyak orang saat ini memilih untuk mengakses layanan perbankan online, misalnya untuk transfer uang atau membayar tagihan. Sementara pada zaman dahulu, orang-orang harus berjalan keluar rumah untuk menyelesaikan berbagai urusan tersebut.
Inilah yang menyebabkan generasi muda sering dicap sebagai orang-orang yang malas gerak.
Malas gerak adalah kebiasaan yang perlu diubah. Namun, bagi beberapa orang kebiasaan tersebut sudah menjadi bagian dari rutinitas harian sehingga mereka terlanjur merasa nyaman.
Anda mungkin memang tak akan merasakan langsung risiko dari gaya hidup sedentari. Dampak dari gaya hidup sedentari baru akan mulai terasa bertahun-tahun setelah Anda terbiasa menjalani rutinitas tersebut. (kcm)