Nah rupanya kini tren jam tangan emas kembali hadir di pergelangan para politikus, para anggota kerajaan di negara-negara Timur Tengah, dan anak-anak kaya yang suka pamer di Instagram. Bisa jadi ini merupakan pertanda kembalinya gaya kaum yuppies, atau memang dunia mulai menghargai arloji logam mulia ini lebih tinggi.
Ketika merek jam tangan lainnya mulai beralih ke desain lebih halus dan bentuk yang lebih kecil, Rolex, Cartier, dan beberapa pembuat jam tangan memunculkan kembali jam tangan berbahan emas ini.
Erica Regrave, kolektor jam tangan mewah mengatakan bahwa pada acara Baselworld tahun ini banyak sekali jam tangan dengan desain tebal berbahan emas kuning dipamerkan, setelah beberapa tahun sebelumnya kebanyakan pembuat jam fokus pada jam tangan yang kecil.
“Meskipun permukaannya tidak dihiasi berlian atau fitur lain, namun model-model baru ini menunjukkan pengerjaan yang luar biasa dengan sentuhan yang lebih sederhana dan simpel. Cocok bagi mereka yang tidak terlalu suka jam yang mencolok,” ucapnya.
Terry Markham, direktur pembelian Watchshop.com, mengatakan bahwa kesalahan terbesar yang mungkin terjadi pada bahan emas adalah menampilkan warna emas yang tidak sesuai, terutama dalam benda-benda yang merupakan gabungan aksesoris dan perhiasan. (kcm)