Orang Indonesia Bisa Hasilkan Rp 3 Juta dari Barang Bekas
2 menit baca769 kali dibaca
JAKARTA - Platform Carousell melakukan penelitian terhadap 1.000 konsumen Indonesia di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Medan terkait perilaku tren barang preloved di dalam negeri. Responden berusia antara 20 sampai 40 tahun terdiri dari laki-laki dan perempuan, serta memiliki penghasilan rata-rara Rp 5 juta sampai Rp 8 juta per bulan.
Fakta dari penelitian menyebutkan, 73 persen orang Indonesia ternyata bisa menghasilkan sedikitnya Rp 3 juta dari penjualan produk fesyen. Hal tersebut disebabkan rata-rata masyarakat Indonesia menyimpan barang mode tidak terpakai dalam jumlah cukup banyak, maksimal setelah 15 kali pemakaian. Alasan utama menyimpan barang secara garis besar disebabkan adanya perubahan berat badan. Tidak hanya produk dan aksesori mode, barang-barang kategori mainan dan perlengkapan anak juga cenderung cukup menghasilkan.










