Sabtu, 24/10/2020
Sabtu, 24/10/2020
Kapal wisata pesut ( Foto: .facebook.com/Pesutetamkapalwisata)
Sabtu, 24/10/2020

Kapal wisata pesut ( Foto: .facebook.com/Pesutetamkapalwisata)
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA –Kapal wisata Pesut yang selama ini kerap membawa penumpang untuk melakukan perjalanan wisata Mahakam, kini ditambah fungsinya sebagai kafe terapung. Hal ini diterangkan oleh Kepala Bidang Angkutan Wisata Dishub Samarinda, M Teguh Setiawardana pada Kamis (22/10) siang.
Beralihnya fungsi kapal pesut sebagai objek wisata kali ini, disebabkan berkurangnya jumlah wisatawan melakukan trip atau perjalanan menyusuri Sungai Mahakam, dan agar dapat untuk memenuhi tanggungan hidup para anak buah kapal (ABK) itu sendiri.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda khususnya Bidang Angkutan tentu saja tidak ambil diam untuk permasalahan ekonomi tersebut. Terkait dengan hal ini Dishub mengajukan hasil musyawarah bersama pemilik kapal wisata untuk membuat kafe terapung di dermaga pelabuhan Sungai Kunjang
“Yang alhamdulillah akhirnya disetujui dan diresmikan oleh Kepala Dinas Perhubungan, H Ismansyah pada bulan Agustus 2020. Dan pada saat itu mendapatkan respon positif dari masyarakat. Penghasilannya pun lumayan.” ucap M Teguh Setiawardana.
Dia menegaskan bahwa ini bisa dapat menjadi objek wisata baru yang akan ditawarkan untuk Samarinda. Di waktu siang, kapal akan melakukan trip dari Sungai Mahakam hingga Mahkota dua, yang memutar kembali hingga ke kawasan Ulu. Sedangkan di waktu malam hari fungsinya akan berubah menjadi cafe terapung.
“Tarif untuk satu trip perjalanan menjelajahi Sungai Mahakam berkisar Rp 50 ribu per orang dan anak-anak berkisar Rp 25 ribu per orang. Tarif ini tidak berlaku untuk di malam hari, sebab untuk memasuki cafe terapung Kapal Pesut Borang sama sekali tidak dikenai biaya karena ketidakadaannya Pedagang Kaki Lima PKL," tambahnya.
Sedangkan jam operasional Kapal Wisata Pesut Borang setiap siang hari 07.00-18.00 wita, pada malam hari jam 20.00-22.00 wita, malam Minggu hingga pukul 23.00 wita. Sementara malam Jumat tidak beroperasi. Jumlah penumpang tidak lebih dari 50 orang, sebab masih mengikuti protokol kesehatan.
Penulis : */Wahyudi
Editor : Bambang Irawan
Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak Sabtu tanggal 24 Oktober 2020
Sabtu, 24/10/2020
Kapal wisata pesut ( Foto: .facebook.com/Pesutetamkapalwisata)
TERPOPULER