Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengungkapkan bahwa konsumsi BBM, khususnya Pertalite dan Pertamax, mengalami kenaikan signifikan selama periode Ramadan hingga Idulfitri.
“Peningkatan ini terutama terjadi di jalur-jalur utama yang dilalui pemudik. Kami sudah mengantisipasi dengan memastikan stok tetap aman selama masa arus mudik dan balik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, distribusi BBM difokuskan pada titik-titik strategis yang menjadi jalur favorit masyarakat, termasuk wilayah perlintasan antar kota dan daerah dengan mobilitas tinggi. Pengawasan juga diperketat guna mencegah gangguan distribusi, khususnya di daerah terpencil.
Meski saat ini konsumsi mulai berangsur normal pasca Lebaran, Pertamina memastikan kesiapsiagaan tetap dijaga. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan susulan serta menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.
Edi juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak, terutama dalam memanfaatkan produk subsidi, agar distribusi energi tetap merata dan tepat sasaran.
“Komitmen kami adalah memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi, baik saat momentum besar seperti mudik Lebaran maupun dalam aktivitas sehari-hari,” tutupnya.
Editor: Erwin