Berbagai langkah optimalisasi distribusi terus dilakukan agar penyaluran LPG bersubsidi tersebut dapat berjalan lancar dan tepat sasaran. Pemantauan terhadap jalur distribusi hingga kedatangan pasokan juga dilakukan secara intensif guna memastikan stok tetap tersedia di tingkat masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun menjelaskan, mereka terus memantau kondisi distribusi LPG 3 kilogram di Bumi Batiwakkal, terutama pada periode meningkatnya konsumsi.
“Kami terus melakukan pemantauan distribusi LPG 3 kilogram di wilayah Berau serta berupaya memastikan penyaluran kepada masyarakat dapat berjalan dengan lancar, khususnya menjelang periode meningkatnya kebutuhan,” kata Edi Senin (16/3/2026).
Koordinasi dengan berbagai pihak juga dilakukan untuk memastikan kelancaran jadwal kedatangan pasokan LPG ke Berau. Dengan langkah tersebut, penyaluran kepada masyarakat diharapkan tetap berjalan optimal meski permintaan mengalami peningkatan.
Selain memastikan kelancaran distribusi, peningkatan kapasitas operasional juga dilakukan di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berada di Berau.
Upaya ini dilakukan untuk mempercepat proses pengisian dan penyaluran LPG ke pangkalan-pangkalan resmi. Jumlah operator SPBE ditingkatkan dari sebelumnya 26 orang menjadi 32 orang. Melalui penambahan tenaga tersebut, target throughput harian juga meningkat dari sekitar 38 metrik ton menjadi sekitar 50 metrik ton per hari.
Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat distribusi LPG kepada masyarakat serta meminimalkan potensi keterlambatan pasokan di lapangan.
Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyiapkan langkah tambahan apabila diperlukan, termasuk pelaksanaan operasi pasar di wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan atau kendala distribusi.
“Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk langkah-langkah tambahan, termasuk operasi pasar apabila diperlukan agar LPG 3 kilogram tetap dapat diakses masyarakat,” sebutnya.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kilogram di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Selain itu, masyarakat diminta ikut berperan dalam pengawasan distribusi LPG bersubsidi dengan melaporkan apabila menemukan indikasi penyimpangan atau kendala distribusi di lapangan.
Laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center 135, email [email protected], maupun melalui media sosial resmi @pertamina135 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh tim terkait.
"Dengan berbagai langkah tersebut, kami berharap kebutuhan LPG 3 Kg bagi masyarakat Berau selama Ramadan hingga Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik," pungkas Edi.
Editor: Aspian Nur