Upaya tersebut dilakukan dengan memantau pasokan serta menyiapkan langkah pengendalian harga di pasaran.
Kepala Disprondagkop PPU, Margono, mengatakan pihaknya saat ini memfokuskan pengawasan pada kelancaran distribusi dan ketersediaan barang di pasar. Menurutnya, pasokan sejumlah kebutuhan pokok sejauh ini masih terpantau aman.
“Kita fokus pada pemasokan. Pemasokan sudah kita pantau dan mudah-mudahan tidak ada hambatan,” ujar Margono, Kamis (12/3/2026).
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga di pasar. Masyarakat diminta tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan.
“Kami juga meminta masyarakat untuk tidak panik. Belanja bijak dan belanja sesuai kebutuhan,” katanya.
Terkait kenaikan harga cabai rawit yang terjadi belakangan ini, Margono menjelaskan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi oleh momentum tertentu yang memang kerap menyebabkan harga komoditas tersebut meningkat.
“Memang untuk cabai rawit saat ini momentumnya sedang tinggi, sehingga harganya ikut naik,” jelasnya.
Sementara itu, untuk beberapa komoditi lain yang mengalami kenaikan harga, Disprondagkop PPU berupaya melakukan pengendalian melalui kegiatan operasi pasar agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat.
“Untuk beberapa komoditi lain yang naik, kami upayakan melalui operasi pasar,” pungkasnya.
Editor: Erwin