Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Isfahani, menyebutkan pembentukan satgas menjadi langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan kebutuhan energi, khususnya pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran.
Ia menjelaskan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14-15 Maret serta 18-19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24-25 Maret dan 28-29 Maret 2026.
“Seluruh aspek operasional telah kami siapkan, mulai dari ketersediaan stok hingga distribusi, agar masyarakat dapat menjalani Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan tenang,” kata Isfahani.
Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, konsumsi bahan bakar jenis gasoline serta LPG biasanya mengalami peningkatan selama Ramadan dan Idulfitri. Kondisi ini menjadi dasar bagi Pertamina untuk memperkuat strategi suplai energi di wilayah Kalimantan.
Untuk mendukung distribusi tersebut, Pertamina menyiagakan 16 Terminal BBM, tiga Terminal LPG, serta 11 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU). Selain itu, layanan energi juga diperkuat oleh 786 SPBU, 558 Pertashop, 527 agen LPG, 52 SPBE, dan 13 agen minyak tanah.
Distribusi energi juga didukung armada logistik yang terdiri dari 762 mobil tangki dan 99 unit skidtank guna menjangkau berbagai wilayah, termasuk daerah terpencil.
Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menambahkan bahwa sejumlah layanan tambahan juga disiapkan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode mudik.
“Kami menyiapkan 90 SPBU siaga 24 jam, 326 agen LPG siaga, layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, motorist atau PDS BBM, mobil tangki standby, hingga empat unit Serambi MyPertamina sebagai titik istirahat bagi masyarakat,” jelas Edi.
Selain penguatan distribusi energi, Pertamina juga menghadirkan berbagai program promosi melalui aplikasi MyPertamina. Program tersebut mencakup promo pembelian BBM, diskon tiket penerbangan Pelita Air, hingga program tukar tabung LPG 3 kilogram menjadi Bright Gas 5,5 kilogram selama Ramadan.
Di sektor aviasi, Pertamina juga memberikan potongan harga avtur sebesar 10 persen di 37 bandara pada periode 14 hingga 29 Maret 2026 guna mendukung kelancaran operasional penerbangan selama masa mudik Lebaran.
Edi menegaskan, berbagai langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan pasokan energi tetap terjaga selama momentum Ramadan dan Idulfitri.
“Ramadan dan Idulfitri adalah momen penting bagi masyarakat. Kami berkomitmen memastikan energi selalu tersedia untuk mendukung aktivitas dan perjalanan masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Erwin