Manager Commrel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan masa Satgas Ramadan dan Idulfitri dijadwalkan berlangsung mulai 9 Maret hingga 1 April mendatang. Selama periode tersebut, Pertamina akan memperkuat pengawasan distribusi serta menyiapkan tambahan pasokan energi di sejumlah titik.
Sampai saat ini kondisi stok BBM maupun LPG di depot dan jaringan distribusi masih berada dalam kondisi normal. Pertamina juga memastikan pasokan di tingkat agen dan pangkalan tetap tersedia seperti pada kondisi operasional biasa.
“Kami sedang mempersiapkan seluruh kebutuhan untuk masa Satgas Ramadan dan Idulfitri. Termasuk memastikan stok energi dalam kondisi aman serta memperkuat distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Edi, Rabu (4/3/2026) malam.
Rincian mengenai jumlah tambahan stok maupun skema distribusi selama masa Satgas akan disampaikan secara resmi pada saat konferensi pers yang dijadwalkan bertepatan dengan dimulainya masa Satgas pada 9 Maret.
Selain menyiapkan pasokan energi, Pertamina juga melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah daerah dan sektor perhubungan. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi BBM dan LPG tetap berjalan lancar di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
Peningkatan kebutuhan energi biasanya terjadi menjelang Ramadan hingga masa arus mudik dan arus balik Idulfitri. Aktivitas transportasi yang meningkat serta mobilitas kendaraan dari luar daerah menjadi faktor yang turut diperhitungkan dalam perencanaan distribusi energi selama periode tersebut.
Editor: Aspian Nur