“Kami targetkan pendistribusian sebanyak 560 tabung setiap lokasinya,” kata Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fathullah, Senin (9/2/2026).
Pelaksanaan operasi elpiji 3 kg dimulai sejak 7 hingga 24 Februari 2026 mendatang. “Jadi Operasi LPG ini dilaksanakan atas keluhan masyarakat karena adanya kelangkaan dan harganya yang melambung tinggi,” ungkapnya.
Kata dia, untuk lokasi pasar murah elpiji ini menjangkau Kelurahan Mangkurawang dan Timbau. Kantor Desa Kahala, Kantor Kecamatan Loa Kulu, Loa Janan Ulu pada 9 Februari 2026.
Selanjutnya, pada 10 Februari menyasar Kantor Desa Manunggal Jaya dan Kembang Janggut. Kantor Desa Sebulu Modern digelar pada 11 Februari 2026 mendatang.
“Jadi selanjutnya ada di Muso Bin Salim, penyeberangan Desa Kayu Batu dan Kantor Desa Lebak Mantan pada 12 Februari. Untuk Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tabang digelar pada 13 Februari 2026,” ungkapnya.
Tidak sampai di situ, Kelurahan Loa Ipuh dan Bukit Biru dilaksanakan pada 14 Februari. Kuala Samboja dan Kantor Kelurahan Sungai Merdeka digelar pada 16 Februari 2026.
Teras KBU dan Kantor Kecamatan Kota Bangun Darat digelar pada 18 Februari. Kecamatan sanga-Sanga dilaksanakan pada 19 Februari. Lapangan Sudirman dan pasar Desa Sebuntal dilaksanakan pada 20 Februari 2026. Terakhir, di kantor Desa Gas Alam dan Alun-Alun Kecamatan Anggana digelar 24 Februari 2026.
Operasi pasar murah ini dilakukan demi menstabilkan ketersediaan elpiji 3 kg dan sangat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan gas melon.
“Syaratnya warga Cuma membawa tabung kosong dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk data agen Pertamina LPG. Kami harap mereka dapat memanfaatkan momen ini dengan baik dan bisa tepat sasaran,” tuturnya.
Editor: Erwin