Pasca temuan itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencoba membantu untuk menekan harga dengan memfasilitasi distribusi beras premium ke Kota Balikpapan.
Beras itu dikirim dari Surabaya dan di Balikpapan secara simbolis diterima oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), serta Tim Satgas Pangan Polda Kaltim maupun Polres Balikpapan.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Balikpapan Wahidin Alaudin menyebut Balikpapan mendapat dua kontainer beras premium, masing-masing 25 ton, sehingga totalnya mencapai 100 ton.
"Total ada empat kontainer, satu mobil kontainer itu ada 25 ton, jadi keseluruhan 100 ton," kata Wahidin Senin (8/12/2025).
Penyaluran diberikan kepada UD Miyamik dan CV Gunung Pangan Lestari, masing-masing mereka mendapatkan 50 ton beras premium dengan nilai fasilitasi sekitar Rp31 Juta per container yang diharapkan bisa menekan harga beras premium.
Harga beras premium tetap mengikuti ketentuan nasional, yakni HET Rp15 Ribu per kilogram dan tidak ada penyesuaian khusus untuk Balikpapan. Sebagai bagian dari pengendalian harga, kegiatan ini juga disertai penandatanganan Pakta Integritas oleh para supplier sebagai komitmen untuk menjual beras sesuai ketentuan HET. Dokumen tersebut diberikan langsung kepada para distributor yang menerima fasilitasi.
“Dengan adanya Pakta Integritas, para supplier berkomitmen menjaga harga sesuai aturan. Ini juga memudahkan pengawasan di lapangan," ujar Wahidin.
Pemilik CV Gunung Pangan Lestari Tan Yudi Hartanto menyambut baik adanya fasilitasi tersebut karena subsidi Bapanas membantu menekan biaya distribusi yang selama ini cukup memberatkan pelaku usaha. “Kami berterima kasih adanya subsidi tersebut. Secara otomatis itu bisa menekan harga,” kata Yudi.
Subsidi yang diberikan Bapanas mencapai Rp600 per kilogram dan nilai itu langsung dirasakan oleh distributor. “Marginnya sama saja, yang membedakan hanya ongkos kirim yang dianggap tertutup dengan adanya subsidi,” kata Yudi.
Sementara itu, perwakilan supplier yaitu Mega menegaskan akan menegaskan akan mengikuti harga yang telah diatur dan dilakukan penandatanganan pakta Integritas. "Kami akan mengikuti harga itu, agar konsumen juga nyaman," kata Mega.
Editor: Aspian Nur