Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur, Agus Hari Kesuma. Menurutnya, saat ini operasional Hotel Atlet sudah berjalan secara normal.
“Karena sudah dibuka untuk umum, masyarakat yang ingin menginap di Hotel Atlet sudah mulai dilayani,” ujar Agus, Kamis (17/7/2025).
Lanjutnya, untuk pengelola hotel dengan delapan lantai tersebut dilaksanakan oleh Perusahaan Daerah (Perusda) Melati Bhakti Satya (MBS) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Kaltim dan bergerak berbagai bidang usaha seperti jasa, perdagangan, dan industri.
Saat ini biaya atau harga sekali menginap di Hotel Atlet sebesar Rp389 ribu dan sudah termasuk dengan berbagai fasilitas yang bisa dinikmati di kompleks Gelora Kadrie Oening, Samarinda.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Kaltim, Ahmad Muzakkir, menambahkan bahwa memang aset milik Pemprov Kaltim berupa Hotel Atlet ini akan diresmikan secara pada Agustus mendatang. “Walaupun memang saat ini fasilitasnya sudah mulai di buka untuk umum,” ujarnya.
Pengelolaan hotel ini nantinya dilakukan secara profesional guna mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan untuk pengelolanya sendiri dilaksanakan oleh Perusda MBS.
“Memang kita juga sudah diarahkan oleh pak Gubernur agar hotel itu segera difungsikan, agar dapat memberikan manfaat langsung bagi daerah,” katanya.
Ditambahkannya sebagai tahap awal, pengelolaan dimulai dari pelaporan teknis dan administrasi. Lalu terkait sistem bagi hasil dari keuntungan bersih operasional hotel akan dilakukan pembagian dengan skema 35 persen untuk Pemprov Kaltim dan 65 persen untuk Perusda MBS.
Editor: Erwin