"Kami menyadari bahwa efisiensi anggaran membawa dampak besar terhadap kegiatan MICE (Meetings, Incentives, Conventions and Exhibitions), yang selama ini menjadi satu dari beberapa sumber utama pendapatan hotel. Namun dibalik tantangan ini, ada peluang untuk berinovasi dan memperkuat kolaborasi lintas sektor,” kata Ririn melansir dari Antaranewskaltim.com Jumat (6/6/2025) hari ini.
"Namun demikian dibalik tantangan itu, masih ada peluang untuk berinovasi dan memperkuat kolaborasi lintas sektor, agar kelesuan ini bisa diatasi," imbuhnya.
Pentingnya menurutnya melakukan sinergi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan industri pariwisata. Meski menghadapi tekanan, ada sedikit angin segar berdasarkan data BPS Kota Balikpapan mencatat bahwa tingkat hunian hotel berbintang per April 2025 naik menjadi 53,79 persen, atau meningkat 14,59 persen dibanding Maret 2025.
“Kami menyambut baik tren ini, dan berharap daerah lain juga mengalami hal serupa. Namun untuk menjaga momentum, dibutuhkan kerja sama semua pihak,” Ujarnya.
Inovasi dan Kolaborasi dalam promosi juga menjadi titik terang bagi industri hotel. Banyak mitra pariwisata kini mengandalkan kekuatan media sosial untuk menarik wisatawan. Hal ini terbukti efektif, dengan peningkatan kunjungan hotel yang signifikan dari kampanye digital.
Editor: Aspian Nur