Momen ini membawa kebahagiaan tersendiri, karena di bulan inilah mereka dapat merasakan semangat kemerdekaan yang dirayakan dengan berbagai perlombaan seru. Meski Jamil adalah seorang tunanetra yang tidak dapat ikut berlomba seperti teman-teman lainnya, namun semangat dan kebahagiaannya tidak pernah surut.
Jumat (9/8/2024) akhir pekan tadi Rumah Zakat kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan pendidikan kepada Jamil serta teman-teman lainnya. Bantuan ini menjadi sumber kebahagiaan yang luar biasa bagi Jamil. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada para donatur serta Rumah Zakat yang telah memberikan dukungan.
Tidak hanya itu, anak-anak juara lainnya juga merayakan kemerdekaan ini dengan semarak, mengikuti berbagai lomba seperti balap karung, estafet karet, dan balap kelereng menggunakan sendok. Keceriaan tampak terpancar dari wajah mereka, terutama ketika mereka berhasil membawa pulang hadiah dari lomba-lomba yang diikuti.
Dengan bantuan pendidikan dan berbagai aktivitas positif ini, semangat kemerdekaan semakin dirasakan oleh anak-anak juara dan Jamil. Mereka bukan hanya mendapatkan dukungan materi, tetapi juga dorongan moral untuk terus semangat mengejar cita-cita mereka di masa depan.
"Terimakasih Donatur atas bantuan pendidikan yang telah diberikan kepada anak saya dan juga anak-anak yang lainnya, semoga donatur sehat selalu dan rezekinya semakin lancar, dimudahkan segala urusannya. Aamiin" tutur Erwan, orangtua Jamil kepada Korankaltim.com Senin (12/8/2024). (*)