Pedagang di Citra Niaga Diingatkan Jangan Tembak Harga
1 menit baca297 kali dibaca

Penulis: */Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Kawasan Citra Niaga bakal dijadikan pusat destinasi wisata dan belanja andalan di Kota Samarinda.
Terkait hal itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda Marnabas Patiroy menyebut konsep perdagangan di tempat tersebut harus transparan kepada pengunjung.
“Semua harus ada daftar harganya, terpampang nyata, jangan sampai tembak harga seperti dibeberapa tempat wisata yang viral di media sosial,” kata Marnabas kepada Korankaltim.com Selasa (23/7/2024).
Tembak harga yang dimaksud Marnabas adalah pedagang sesuka hati memasang tarif kepada pengunjung yang ingin berbelanja baik oleh-oleh maupun makanan dan minuman.
Saat ini Pemkot Samarinda sedang menyusun konsep mengenai hal itu dan bersiap melakukan sosialisasi juga meminta saran dari pemilik usaha.
Transparansi harga ini akan dengan mudah diterima oleh pedagang serta memberikan kenyamanan pada pengunjung. “Biar nanti sama-sama enak, nanti kan pengunjung yang memilih, mau ke toko yang mana. Jadi misal dititik A ada jual bakso, nanti dititik F juga jualan bakso, tapi harganya berbeda. Jadi disitu mereka bisa memilih,” paparnya.
Meski begitu Marnabas memperbolehkan apabila pedagang ingin memasang harga yang tinggi hanya saja harus disesuaikan dengan kualitas barang yang dijual, termasuk dengan makanan karena nantinya kuliner akan lebih banyak mengisi kawasan yang dulu pernah menerima penghargaan internasional Aga Khan Award pada tahun 1989 karena kepatuhan para pedagang di kawasan tersebut.
Tak hanya makanan, beberapa store lainnya juga harus melampirkan harga barang dagangannya sama dengan sektor kuliner.
Dengan strategi ini, Marnabas berharap tidak ada pengunjung yang merasa tertipu. Tembak harga juga jangan sampai terjadi di sektor parkir.
Editor: Aspian Nur










