BLT Mitigasi Resiko Pangan Januari-Maret 2024 Belum Tersalurkan di Berau
1 menit baca696 kali dibaca

Penulis : Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Hingga saat ini, Bantuan Langsung Tunai (BLT) mitigasi resiko pangan sebesar Rp200 Ribu per bulan untuk periode Januari-Maret 2024 belum tersalurkan di Kabupaten Berau.
Diketahui bantuan mitigasi resiko pangan merupakan bantuan dari pemerintah pusat yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia bertujuan untuk menggantikan BLT El Nino yang sudah digelontorkan pemerintah tahun lalu.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Berau Iswahyudi mengakui adanya kabar mengenai BLT mitigasi resiko tersebut. "Kebetulan saya baru mendapat informasi dari Kantor Pos Berau kalau ada bantuan mitigasi risiko pangan. Kemungkinan Berau akan dapat," kata Iswahyudi kepada Korankaltim.com Selasa (30/1/2024).
Belum tersalurnya bantuan BLT mitigasi resiko pangan di Berau karena adanya keterlambatan informasi dari pemerintah pusat. "Bisa jadi bantuan BLT ini bersamaan penyalurannya dengan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dengan nilai besaran yang sama tapi dari sumber yang berbeda," paparnya.
Berdasarkan penjelasan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Arilangga Hartarto bahwa BLT ini akan diberikan bersamaan dengan bantuan beras 10 kilogram di mana bantuan pangan beras diberikan hingga Juni 2024. Namun BLT mitigasi resiko pangan akan dievaluasi per tiga bulan.
Iswahyudi menyebut bantuan BLT mitigasi ini berbeda dengan bantuan BPNT atau bantuan pangan beras. "Untuk penerima manfaat BLT tersebut belum tentu sama dengan penerima bantuan lainnya, bisa saja berbeda karena bijakan pemerintah pusat itu bisa berubah-ubah," papar Iswahyudi.
Ketentuan data penerima bantuan tidak bisa ditentukan oleh pemerintah daerah, sebab bantuan tersebut berasal dari pemerintah pusat. "Tapi kami bisa menggeser asal tidak keluar dari total atau jumlah dari populasi orang-orang penerima manfaat, hanya saja diputuskan melalui musyawarah desa," pungkas Iswahyudi.
Editor: Aspian Nur










