Kepala Bandara APT Pranoto Maeka Rindra Hariyanto melalui Kasi Teknik dan Operasi Dwi Muji kepada Korankaltim.com menjelaskan, secara keseluruhan mereka sudah siap untuk diadakannya penerbangan malam.
"Secara fasilitas sudah siap baik dari sisi lampu landasan, PAPI (Precision Approach Path Indicator/ Indikator lintasan ancang presisi) dan lainnya," ujar Dwi Jumat (26/1/2024) hari ini.
Yang masih perlu disiapkan lagi adalah sumber daya manusia (SDM) serta pengaturan jam operasional penerbangan yang harus diubah. "Kalau saat ini layanan penerbangan dari jam tujuh pagi sampai jam enam sore, maka harus diubah menjadi malam," jelasnya.
Dengan adanya penambahan jam penerbangan maka harus dipublikasikan lagi ke dunia penerbangan secara resmi dan masyarakat.
Bandara APT Pranoto memang pernah melayani kebutuhan penerbangan malam saat kunjungan calon presiden yang memiliki agenda kampanye di Kota Samarinda. "Itu karena adanya permintaan penerbangan malam by request dan karena kami mampu dalam segi fasilitas yang mendukung maka diizinkan," papar Dwi.
Perpanjangan jam operasional malam sifatnya hanyalah insidental karena bukan rutinitas. "Kalau reguler nantinya jika telah ditetapkan ada tidak adanya penerbangan bandara tetap siap melayani penerbangan mulai pagi hingga jam yang telah ditentukan," tutup Dwi.
Editor: Aspian Nur