Diantaranya adalah produsen laptop ASUS yang mulai menggunakan layar OLED karena dapat menampilkan tingkat kontras yang lebih tinggi dibandingkan layar IPS. Terungkap saat temu awak media di Hotel Grand Jatra Balikpapan Superblock (BSB) pada Rabu (8/11/2023) kemarin.
"Saat ini kami hadirkan laptop Asus dengan layar OLED, dan kami menjadi produsen pertama yang merilis berbagai tipe laptop mulai dari premium sampai entry level menggunakan layar OLED," kata Jimmy Lin selaku Regional Director ASUS Southeast Asia.
Secara marketshare pemasaran ASUS dengan layar OLED sudah mencapai 80 persen dibanding dengan jenama lain di Indonesia. Tertinggi di Jabodetabek yakni 33 persen, sedangkan Kalimantan 6,2 persen. "Karena banyak brand lain belum melakukan hal yang sama," ucapnya.
Tak cuma layar OLED, laptop ASUS juga dilengkapi prosesor H Series. Membuat dimensi menjadi lebih tipis seperti Zenbook S 13 OLED yang ketebalannya 1 cm dengan berat 1 Kg.
"Saat ini banyak yang ingin memiliki laptop berdimensi tipis dan enteng supaya ringan dibawa kemana saja, tapi dengan performa tinggi dan bisa dipakai juga untuk bermain gim," sebut Jimmy lagi.
Belajar dari pandemi Covid-19, ASUS mengklaim produk laptopnya telah mengedepankan kesehatan pengguna dengan menghadirkan fitur lapisan antibakteri. Termasuk pada seri Zenbook dan Vivobook.
"Jadi studi yang kita lakukan, dengan menambah lapisan antibakterial, mampu membunuh sekitar 90 persen bakteri atau kuman setelah 24 jam," klaimnya.
Begitu pula dengan isu kelestarian lingkungan, salah produk laptop ASUS telah menggunakan bahan daur ulang untuk material luar seperti selubung atau casing sampai tombol keyboard. "Kami juga sudah mengikuti isu ramah lingkungan, perlu melestarikan bumi,” jelasnya.
Namun untuk gaming atau bermain gim, pengguna akan diberikan pengalaman berbeda karena baik pengguna laptop maupun console Republic Of Gamers (ROG). ASUS meningkatkan kecepatan penyegaran (refresh rate) hingga penyesuaian kecerahan dan kualitas warna alias brightness.
"Desain laptop gaming dan console ROG Ally dibuat dengan banyak fitur. Misalkan laptop ROG dua layar, jadi tablet jika dilipat, keyboard bisa dilepas supaya lebih portabel dan mendukung mobilitas," papar Jimmy.
Menurut Jimmy, pengguna tak hanya membutuhkan performa tapi juga fitur yang bermanfaat pada sebuah teknologi laptop. "Semuanya untuk segmen pengguna yang berbeda," tutup Jimmy.
Editor: Aspian Nur