Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltim (KPw BI Kaltim) Budi Widhihartanto menjelaskan, ada peningkatan sebesar 115 persen jika dibandingkan dengan Juni 2022 yang hanya sekitar 249.328 pengguna. Jumlah itu juga melampaui target penambahan pengguna baru QRIS sebanyak 405 ribu pengguna sepanjang tahun 2022 hingga Juni 2023.
“Pertumbuhan jumlah pengguna QRIS yang tinggi tersebut sejalan dengan berbagai kegiatan sosialisasi, edukasi, dan publikasi yang gencar dilakukan guna meningkatkan awareness dan minat masyarakat dalam menggunakan kanal QRIS,” ujar Budi kepada Korankaltim.com
Kamis (19/10/2023).
Transaksi QRIS mengalami lonjakan yang sangat signifikan, karena nomimal transaksi QRIS di Kaltim pada Juni 2023 lalu mencapai Rp224 Miliar atau sebesar 435 persen jika dibandingkan dengan Juni 2022 yang hanya mencapai Rp42 Miliar. Bahkan, tercatat volume transaksi pada Juni 2023 mencapai 1,21 juta transaksi.
“Meningkat sebesar 200 persen jika dibandingkan dengan 2022 yang hanya 405.000 transaksi,” ucapnya
Editor Aspian Nur