Harga TBS Sawit di Kaltim Turun
1 menit baca1.588 kali dibaca

Penulis : M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Harga tandan buah segar (TBS) sawit di Provinsi Kalimantan Timur kembali menunjukan arah penurunan pada semua kelompok umur tanaman.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim, Ahmad Muzzakir menjelaskan, penurunan harga TBS sawit pada periode 1-15 Oktober 2023 ini dipengaruhi oleh faktor internal, diantaranya turunnya harga minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (kernel) di hampir seluruh perusahaan yang menjadi sumber data. Hal ini menjadi indikator penurunan TBS di Kaltim.
“Turunnya harga CPO dan kernel tentu saja berdampak pada harga TBS sawit di tingkat petani,” ujarnya, Selasa (17/10/2023).
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas Perkebunan Kaltim, harga CPO menyentuh harga Rp10.429,78 per kg, sedangkan harga kernel tertimbang adalah Rp4.783,47 per kg. Indeks K yang digunakan untuk menghitung harga TBS sawit adalah 85,64%.
Kendati demikian, harga TBS sawit untuk kelompok umur 10 tahun ke atas adalah Rp2.156,75 per kg, turun sebesar Rp41,89 per kg dari periode sebelumnya. Penurunan ini merupakan yang terbesar dibandingkan kelompok umur lainnya.
Ahmad Muzzakir menyebutkan jika harga-harga ini berlaku untuk pekebun yang telah bermitra dengan pabrik sawit di Kaltim, terutama kebun plasma. Sehingga dengan adanya kerja sama antara kelompok tani dan pabrik minyak sawit (PMS) diharapkan dapat memberikan kepastian harga bagi petani sawit.
Editor Aspian Nur










